Teknik Bilingual Berbantuan Media Augmented Reality untuk Pengajaran Tahapan Solat bagi Tutor An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten

Sri Wahyuni, Fauzul Etfita, Estika Satriani, Asnawi Asnawi

Abstract


Abstract: An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten is an Islamic-based school and uses a bilingual instruction technique. One of the materials listed in the school curriculum is prayer. Prayer is carried out once a week in the mosque to learn the stages of prayer directly. However, during the COVID-19 pandemic, students could only study and pray at school. Responding to this, the community service team provided a solution by providing teaching materials for the stages of prayer through Bilingual Techniques assisted by Augmented Reality media for An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten Tutors. Activities are carried out directly through strict health protocols. Submission of material is done by direct practice method involving preschool and kindergarten students. According to the time specified, the activity ran smoothly and received good attention and a positive response from tutors and students. Students are directly directed by the tutor to follow the prayer stages by praying in the congregation at school.     

Keywords: augmented reality; bilingual; media; technique; prayer stages

Abstrak: An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten adalah sekolah berbasis islam dan menggunakan bahasa pengantar yang menggunakan teknik bilingual.  Salah satu materi yang tercantum pada kurikulum di sekolah adalah pembelajaran solat. Pembelajaran solat dilakukan satu minggu sekali di masjid agar peserta didik dapat langsung mempelajari tahapan solat. Namun, selama pandemik COVID-19, Peserta didik hanya dapat mempelajari dan melaksanakan solat di sekolah saja.  Merespon hal tersebut, tim pengabdian masyarakat memberikan solusi dengan memberikan materi Pengajaran tahapan solat melalui Teknik Bilingual berbantuan media Augmented Reality bagi Tutor An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten.  Kegiatan dilaksakan secara langsung melalui protokol kesehatan yang ketat.  Penyampaian materi dilakukan dengan metode praktek langsung dengan melibatkan peserta didik yang terdiri dari peserta didik preschool dan kindergarten. Kegiatan berjalan dengan lancar, sesuai dengan waktu yang ditentukan serta mendapat perhatian yang baik serta respon yang positif dari tutor maupun peserta didik.  Peserta didik langsung diarahkan oleh tutor mengikuti tahapan solat dengan melakukan solat berjamaah di sekolah.   

Kata kunci: augmented reality; bilingual; media; teknik; tahapan solat


Full Text:

PDF

References


Atina, V., Nurchim, N., & Yudha, Y. A. (2020). Penerapan Aplikasi Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Digital di Taman Kanak-Kanak. Indonesian Journal of Community Services, 2(2), 172. https://doi.org/10.30659/ijocs.2.2.172-180

Nurmadiah. (2015). Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini. Al-Afkar, III(1), 1–28. https://doi.org/10.28944/afkar.v3i1.101

Saleh, A., Anggraini, M., Efastri, S. M., Kuning, U. L., Yos, J., & Km, S. (2018). Implementasi Keselamatan Lalu Lintas Pada Anak Usia Dini Dengan Metode Pendekatan Pembelajaran Kooperatif Tipe Role Playing. Dinamisia, 2(1), 42–46. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v1i1.435

Wahyuni, S., Satriani, E., & Etfita, F. (2021). Workshop Penggunaan Google Formulir sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Digital selama Pandemi COVID-19. Publikasi Pendidikan, 11(2), 144. https://doi.org/10.26858/publikan.v11i2.20582

Zuriah, N., Sunaryo, H., & Yusuf, N. (2016). IbM Guru Dalam Pengembangan Bahan Ajar Kreatif Inovatif Berbasis Potensi Lokal. Dedikasi, 13, 39–49. https://doi.org/10.22219/dedikasi.v13i0.3136




DOI: https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.733

Article Metrics

Abstract view : 32 times
PDF - 10 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.