Upaya Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Example Non Example

Authors

  • Nurlina Lase

Abstract

Abstract: This type of research is Classroom Action Research aims to improve and enhance learning activities that occur in the classroom. The object of research in this study is the application of example non example learning models to improve the quality and learning outcomes of students of Class VIII-A semester II (even) SMP Negeri 1 Gunungsitoli. In the first cycle, the average percentage of the implementation of learning activities of teacher respondents reached 65.38% and the results of the average percentage of questionnaire learning quality reached 61.82% and categorized as sufficient. In the second cycle, the average percentage of the implementation of learning activities of teacher respondents reached 81.73% and the results of the average percentage of questionnaire learning quality reached 79.65% and were categorized as good. While through the implementation of learning outcomes tests in the first cycle, the average learning outcomes reached 63.00 with a percentage of completeness of 54.29%. The implementation of the learning outcomes test in the second cycle obtained an average learning outcome of 78.00 with a percentage of completeness of 85.71%, so that the stated mastery of learning outcomes had reached a predetermined target. Keyword: Learning Outcomes, Example Non Example Abstrak: Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kegiatan pembelajaran yang terjadi di kelas. Objek penelitian pada penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran example non example untuk peningkatan kualitas dan hasil belajar siswa Kelas VIII-A semester II (genap) SMP Negeri 1 Gunungsitoli. Pada siklus I diperoleh rata-rata persentase pelaksanaan kegiatan pembelajaran responden guru mencapai 65.38% dan hasil rata-rata persentase angket kualitas pembelajaran mencapai 61.82% dan dikategorikan cukup. Pada siklus II diperoleh rata-rata persentase pelaksanaan kegiatan pembelajaran responden guru mencapai 81.73% dan hasil rata-rata persentase angket kualitas pembelajaran mencapai 79.65% dan dikategorikan baik. Sedangkan melalui pelaksanaan tes hasil belajar pada siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar mencapai 63.00 dengan persentase ketuntasan sebesar 54.29%. Pelaksanaan tes hasil belajar pada siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar sebesar 78.00 dengan persentase ketuntasan sebesar 85.71%, sehingga dinyatakan ketuntasan hasil belajar telah mencapai target yang telah ditentukan. Kata kunci: Hasil Belajar, Example Non Example

References

Arikunto, S, 2009, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta, Bumi Aksara.

Dahar, R.W. 2011, Teori-teori Belajar dan Pembelajaran, Jakarta, Erlangga.

Depdiknas, 2009, Model-model Pembelajaran, Depdiknas, Jakarta.

Djamarah, dkk, 2006, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta, Rineka Cipta.

Dmiyati, Mudjiono, 2006, Belajar dan Pembelajaran, Jakarta, Rineka Cipta.

Duha, S, 2012, Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada Mata Pelajaran IPA SMP Negeri 4 Gunungsitoli Barat Kelas VIII-A Tahun Pembelajaran 2014/2015, Skripsi tidak diterbitkan, STKIP Nias Selatan.

Gulo, W, 2011, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta, PT Gramedia.

Hamalik, 2010, Proses Belajar Mengajar, Jakarta, Bumi Aksara.

Huda, M, 2011, Cooperative Learning, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Kunandar, 2007, Guru Profesional, Jakarta, PT Raja Grafindo.

Loi, R, 2011, Upaya Peningkatan Hasil Belajar Biologi Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Word Square SMP Swasta Nusantara Terpadu Gunungsitoli Barat Tahun Pembelajaran 2010/2011, Skripsi tidak diterbitkan, IKIP Gunungsitoli.

Mulyasa, E, 2006, Kurikulum Yang Disempurnakan, Jakarta, Remaja Sosdakarya.

Panjaitan, D. J. (2017). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Metode Pembelajaran Langsung. JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC, 1(1), 83-90.

Sapta, A. (2017). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNINGTERHADAP KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA. PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 6(2).

Priatiningsih, Titu, 2004, Pengembangan Instrumen Penelitian Biologi, Semarang, Dinas pendidikan dan Kebudayaan Jawa tengah.

Purba, 2003, Kurikulum Belajar, Jakarta, Bumi Aksara.

Riyanto, 1982, Media Pengajar, Jakarta, Depdikbud.

Sagala, S, 2007, Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung, Alfabeta.

Sardiman, 2008, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta, PT Raja Grafindo.

Slavin, R. E, 2008, Cooperative Learning, Bandung, Nusamedia.

Sudjana. 2002. Metode Statistika. Tarsito, Bandung.

Sudjana, Nana, 2009, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung, Remaja Rosdakarya.

Sugiyono, 2008, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung, Alfabeta.

Sukardi, 2008, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya,

Jakarta, Bumi Aksara.

Trianto, 2010, Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progesif, Jakarta, Kencana.

Yustisia, 2009, Panduan Lengkap KTSP, Yogyakarta, Pustaka Yustisia.

Downloads

Published

2018-12-06