Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA Melalui Starartegi SETS

Authors

  • Nuryani Harefa

Abstract

Abstract: The writing of this thesis stems from the failure of the teacher in implementing science learning. Teachers have not been optimal in learning science. This has an impact on the low quality of science learning and the low learning outcomes of Grade IVa students. Of the 24 students, only 4 students have finished studying and 20 other students have not finished studying. The level of student learning completeness is 20%. To solve this problem, the SETS strategy is used. The formulation of the problem in the research The results showed that the students' learning outcomes in the first cycle were an average class of 64.8, with 9 students having completed their studies, 16 students had not completed, and the level of student learning completeness was 36%. These results increased in the second cycle of learning with an average grade of 73.0, the number of students completing learning 17 students, not completing 8 students with a level of student learning completeness of 68%. The results of observations on the ability of teachers to manage learning cycle I an average of 2.2 with sufficient qualifications (C) cycle II increased to an average of 3.5 with good qualifications (B). The results of observations on student learning activities showed that the average cycle I was 1.6 with the category Enough (C) and cycle II an average of 3.2 with the category Good (B).

 

Keywords: environment; SETS

 

 

Abstrak: Penulisan  skripsi  ini bermula  dari  kegagalan  guru  dalam  melaksanakan pembelajaran   IPA.  Guru  belum  optimal  dalam  pembelajaran   IPA.  Hal  ini berdampak  pada  rendahnya  kualitas  pembelajaran  IPA  dan  rendahnya  hasil belajar IPA siswa Kelas IVa. Dari 24 siswa hanya 4 siswa yang tuntas belajar dan 20 siswa lainnya belum tuntas belajar. Tingkat ketuntasan  belajar siswa 20%. Untuk mengatasi masalah tersebut digunakan Strategi SETS. Rumusan masalah dalam penelitian Hasil penelitian  menunjukkan  hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata kelas 64,8, dengan jumlah siswa tuntas belajar 9 siswa, belum tuntas 16 siswa, tingkat  ketuntasan  belajar siswa 36%. Hasil ini meningkat  pada pembelajaran siklus II dengan nilai rata-rata kelas 73,0, jumlah siswa tuntas belajar 17 siswa, belum tuntas 8 siswa dengan tingkat ketuntasan belajar siswa 68%. Hasil pengamatan terhadap kemampuan guru mengelola pembelajaran siklus I rata-rata 2,2 dengan kualifikasi cukup (C) siklus II naik menjadi rata-rata 3,5 dengan kualifikasi  Baik  (B).  Hasilpengamatan  terhadap  aktifitas  belajar  siswa menunjukkan siklus I rata-rata 1,6 dengan ketegori Cukup (C) dan siklus II rata- rata 3,2 dengan kategori Baik (B).

 

Kata  kunci: lingkungan; SETS

References

Hermawan, A.H., dkk. 2008. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta: Universitas Terbuka

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomer 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

Peraturan Menetri Pendidikan Nasional RI Nomer 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

Sutarno, N., dkk. 2008. Materi dan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Universitas Terbuka

Slavin, R. E. 2009. Cooperative Learning, Teori, Riset, dan Paktik (terjemahan), Bandung: Nusa Media

Umno, H. B. 2009. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif, Jakarta: Bumi Aksara

Undang-undang Republik Indonesia Nomer 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS)

Winataputra, U. S. dkk. 2008. Teori Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: Universitas Terbuka

Wardhani, I.G.A.K. dkk. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka

Downloads

Published

2021-04-13

Issue

Section

Artikel