Implementasi Nilai-Nilai Multikultural Pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.54314/jpe.v10i2.1404Abstract
Abstract: Multiculturalism is a belief that states that ethnic or cultural groups can coexist peacefully and respect each other. The purpose of implementing multicultural values in the Merdeka Student Exchange Program is to discover how the process of implementing activities describes and the factors that hinder the implementation of multicultural values. The method used is a qualitative case study, where the research takes data directly on ongoing activities through interviews, observation, and documentation, then conducts data processing activities from data relevant to the discussion. The results of this discussion are the implementation of multicultural values in the Independent Student Exchange program:(1) Multicultural values have been well implemented, as seen from democratic values, humanist values, and pluralist values; (2) Some activities illustrate implementing multicultural values in the independent student exchange program; (3) The factors that hinder the implementation of multicultural values are internal factors and external factors.
Keywords: implementation; independent Student Exchange; multicultural value.
Abstrak: Multikultural merupakan sebuah kepercayaan yang menyatakan bahwa sebuah kelompok-kelompok etnik atau budaya dapat hidup secara berdampingan secara damai dan saling menghormati satu sama lain. Tujuan implementasi nilai-nilai multikultural pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka untuk mengetahui bagaimana proses implementasi kegiatan yang menggambarkan dan faktor yang menghambat dari pengimplementasian nilai-nilai multikultural. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus, dimana proses penelitian yang mengambil data langsung pada kegiatan yang berlangsung melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian melakukan kegiatan mengolah data dari data yang relevan dengan pembahasan. Hasil dari pembahasan ini adalah implementasi nilai-nilai multikultural dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka: (1) Nilai-nilai multikultural telah terimplementasikan dengan baik terlihat dari nilai demokratis, nilai humanis, dan nilai pluralis; (2) Terdapat Kegiatan yang menggambarkan implementasi nilai-nilai multikultural dalam program pertukaran mahasiswa merdeka; (3) Adanya faktor yang menghambat dari pengimplementasian nilai-nilai multikultural adalah faktor internal dan faktor eksternal.
Kata kunci: implementasi, nilai-nilai multikultural, pertukaran Mahasiswa Merdeka
References
Arrobi, J., Ramadan, M. P., & Anjarsari, A. (2021). Aktualisasi Nilai-nilai Multikultural dalam Pembelajaran PAI dalam Kerangka Pengembangan Kebangsaan Terhadap Siswa di SMA Kharisma Bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(1), 695-703.
Asmaroini, A. P. (2016). Implementasi nilai-nilai pancasila bagi siswa di era globalisasi. Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), 440-450.
Budiono, B. (2021). Urgensi Pendidikan Multikultural Dalam Pengembangan Nasionalisme Indonesia. Jurnal Civic Hukum, 6(1).
Insani, N. N., Fitriasari, S., & Iswandi, D. (2021). Persepsi Mahasiswa tentang Program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka Pertukaran Pelajar. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(2), 245-251.
Jauhari, M. I., & Wahyudi, A. (2022, April). Pendidikan Islam Multikultural untuk Moderasi Beragama sebagai Kapital Kebangkitan Peradaban Indonesia. In Indonesian Proceedings and Annual Conference of Islamic Education (IPACIE) (Vol. 1, pp. 1-10).
Mamantung, Y. Y., Rachman, I., & Sumampow, I. (2021). Penerapan Prinsip Demokrasi Dalam Pengelolaan APBDES di Desa Tabang Kecamatan Rainis GOVERNANCE, 1(2).
Mantik, A. (2017). Implementasi Nilai-Nilai Pluralisme Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Bangsa. JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam), 2(1), 1-15.
Mayolaika, S., Effendy, V. V., Delvin, C., & Hanif, M. A. (2021). Pengaruh Kebebasan Berpendapat Di Sosial Media Terhadap Perubahan Etika Dan Norma Remaja Indonesia. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2), 826-836.
Merriam, S. B., & Grenier, R. S. (Eds.). (2019). Qualitative research in practice: Examples for discussion and analysis. John Wiley & Sons.
Mufidah, V. N., & Fadilah, N. N. (2022). Penyesuaian Diri Terhadap Fenomena Culture Shock Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Muqoddima Jurnal Pemikiran dan Riset Sosiologi, 3(1), 61-70.
Oksari, A. A., Susanty, D., Wardhani, G. A. P. K., & Nurhayati, L. (2022). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) Program Studi Biologi Universitas Nusa Bangsa. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 5(1), 78-85.
Rahimi, R. (2019). Pembelajaran Multikulturalisme Dalam Pendidikan Islam. At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 98-109.
Ridwan, I. R., & Fauzi, I. (2021). Citizens in a pluralistic society and Bhineka Tunggal Ika. International Journal of Community Engagement Payungi, 1(1), 25-31.
Saddam, S., Mubin, I., & SW, D. E. M. (2020). Perbandingan Sistem Sosial Budaya Indonesia Dari Masyarakat Majemuk Ke Masyarakat Multikultural. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 136-145.
Saihu, M. M., & Aziz, A. (2020). Implementasi Metode Pendidikan Pluralisme Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Belajar: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 131-150.
Soepardi, A. N., & Khoir, M. H. A. (2022). Segmentasi Pasar Wisatawan di Provinsi Banten. Jurnal Digital Bisnis, Modal Manusia, Marketing, Entrepreneurship, Finance, & Strategi Bisnis (DImmensi), 2(2), 57-62.
Sulasmi, E., Akrim, A., & Gunawan, G. (2019). Konsep Pendidikan Humanis Dalam Pengelolaan Pendidikan di Indonesia. Kumpulan Buku Dosen, 1(1).
Tuhuteru, L. (2019). Efektifitas Pembinaan Karakter Generasi Muda dalam Presepsi Tokoh Masyarakat dan Pemuda. PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik Dan Dinamika Pendidikan, 7(2), 84-95.