Peningkatan hasil Belajar Matematika Dengan Menerapkan Discovery Learning
Abstract
Hasil belajar maetmatika para siswa di kelas XI Program MIPA dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning terjadi peningkatan. Sebelum dilaksanakan tidanakan nilai rata-rata matematika siswa 68,8 dan standar deviasi 16,50. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya adalah 74,80 dengan standar deviasi 11,50. Selanjutnya pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa meningkatkan yaitu 80,50 dan standar deviasi 7,50. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 67,5% (27 orang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 87,5% (35 orang tuntas dari 40 siswa). pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori baik (tinggi) dengan tingkat ketuntasan 97,5%, pada siklus ini hanya 1 orang saja siswa yang tidak tuntas.References
Ahmadi. (2002). Transformasi Pendidikan memasuki Milenium III. Yogyakarta: Kanisius
Daryanto. (2001). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Ibrahim, R. & Syaodidih, S. (2003). Perencaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Panjaitan, D. J. (2018). Peningkatan Pemahaman dan Aplikasi Konsep Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning. Jurnal MathEducation Nusantara, 1(1), 52-59.
Juliandri, D. (2018). Penerapan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Statistika. Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA, 1(1), 1-10.
Sapta, A. (2018, August). PENERAPAN MODEL CTL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PELANARAN MATEMATIKA. In Seminar Nasional Royal (SENAR) (Vol. 1, No. 1, pp. 657-660).
Sapta, A. (2017). Perbandingan Model Pembelajaran Elaborasi Dengan Model Pembelajaran Advance Organizer. Keguruan, 5(1).