Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Metode Discovery Learning
Abstract
Metode Discovery Learning merupakan suatu metode pembelajaran yang memberi kesempatan kreatifitas siswa dengan mendasarkan kepada potensi siswa agar siswa menemukan pengalaman atau hasil belajarnya sendiri. Pada pembelajaran ini siswa diharapkan dapat menemukan sendiri dan menyelidiki sendiri sehingga konsep dan pengertian yang ditemukan merupakan pengertian yang betul-betul dikuasai sehingga mudah digunakan atau diterapkan dalam situasi yang lain. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode discovery learning pada materi lingkaran siswa kelas VIII-1 SMP Swasta Pembda 2 Gunungsitoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah melakukan pembelajaran dengan menggunakan metode discovery learning. Dari hasil tes dapat diketahui bahwa dari jumlah siswa 23 siswa 19 siswa (86,96%) dinyatakan tuntas secara klasikal, hal ini dilihat dari ketuntasan nilai siswa dari pembelajaran pada siklus I pertemuan I (56,52%), hasil belajar pada siklus I pertemuan II (86,96%) meningkatkan sebanyak 21,74%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode discovery learning dalam materi keliling lingkaran dan las lingkaran benar-benar memberi hasil yang sangat memuaskan.
Kata kunci: pendekatan kontekstual, metode discovery learning, lingkaran
Full Text:
PDFReferences
Abdurrahman, M. (2003). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Mulyasa, E. (2005). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Nasution, N., dkk, (2007). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Jakarta: Universitas Terbuka
Panjaitan, D. J. (2018). Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.
Prasetyo, B., dkk. (2005) Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Sapta, A. (2017). Perbandingan Model Pembelajaran Elaborasi Dengan Model Pembelajaran Advance Organizer. Keguruan, 5(1).
Sukardi (2004). Metodolog Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara
Article Metrics
Abstract view : 663 timesPDF - 156 times