Sosialisasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru
DOI:
https://doi.org/10.54314/jpstm.v5i2.5301Abstrak
AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, mengimplementasikan, dan menilai layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN 09 Segedong, Kabupaten Mempawah, pada tahun 2025 dan didanai oleh Universitas PGRI Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan simulasi penerapan layanan BK dasar di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap peran dan manfaat BK dengan rata-rata skor persepsi antara 3,92–4,00. Guru menyatakan bahwa BK sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya layanan BK di sekolah dasar serta menghasilkan panduan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Kata kunci: bimbingan dan konseling, sekolah dasar, sosialisasi, pengabdian kepada masyarakat
AbstractThis community service activity aims to improve elementary school teachers’ competence in understanding and implementing guidance and counseling (GC) services in elementary schools. The activity took place at SDN 09 Segedong, Mempawah Regency, in 2025 and was funded by Universitas PGRI Pontianak. The methods used were socialization, workshops, and classroom simulations of basic GC services. The results showed an increase in teachers’ understanding of the role and benefits of GC, with an average perception score between 3.92–4.00. Teachers agreed that GC is essential to support students’ social-emotional development. The activity also produced a practical guide that can be sustainably applied in schools.
Keywords: guidance and counseling, elementary school, socialization, community service
Referensi
Dewi, R. (2023). Peran bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Pustaka Pendidikan.
Hadi, R., & Saputra, D. (2021). Penguatan kompetensi guru dalam implementasi layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 9(1), 22–31. https://doi.org/10.xxxx/jkp.v9i1.2021
Haryani, S., Putra, A., & Sari, M. (2024). Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar: Studi pada guru kelas. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 45–58.
Ismira, N., & Hidayah, L. (2023). Pemahaman guru terhadap fungsi bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Penerbit Akademika.
Nurhayati, T. (2020). Peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan dan supervisi bimbingan konseling di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 150–162.
Rahmawati, D. (2022). Efektivitas pelatihan dan simulasi dalam meningkatkan kompetensi guru bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan, 8(2), 87–96.
Sari, D. (2019). Persepsi guru terhadap layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 4(2), 67–75.
Slamet, R. (2021). Strategi sosialisasi dan pelatihan dalam peningkatan pemahaman guru terhadap layanan bimbingan konseling. Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Profesi Guru, 6(1), 30–41.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wati, E., & Purnomo, H. (2022). Pengaruh layanan bimbingan dan konseling terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa SD. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(1), 12–20.