SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI TANGGAP DARURAT BENCANA ALAM KOTA MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.54314/jpstm.v5i2.5322Abstrak
Abstract: The city of Medan is one of the regions in North Sumatra that is vulnerable to natural disasters such as floods, fires, and extreme weather events. Limited access to accurate information, low community preparedness, and the absence of integrated disaster information systems remain major challenges in disaster risk reduction efforts. This community service activity aims to improve community preparedness and response capacity through the socialization and implementation of a web-based Disaster Response Information System for Medan City. The methods used include problem identification, system development, socialization, training, and system implementation involving community representatives and local stakeholders. The results indicate an increase in community understanding of disaster mitigation and emergency response procedures, as well as the utilization of the information system as a medium for early warning, reporting, and coordination. The implementation of the disaster response information system is proven to support faster information dissemination and strengthen community participation in disaster management efforts.
          Â
Keywords: disaster mitigation; information system; community service; disaster response; Medan City
Â
Â
Abstrak: Kota Medan merupakan salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam seperti banjir, kebakaran, dan cuaca ekstrem. Keterbatasan akses informasi yang akurat, rendahnya kesiapsiagaan masyarakat, serta belum terintegrasinya sistem informasi kebencanaan menjadi permasalahan utama dalam upaya pengurangan risiko bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas tanggap bencana masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan implementasi Sistem Informasi Tanggap Bencana berbasis web di Kota Medan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, pengembangan sistem, sosialisasi, pelatihan, dan implementasi sistem dengan melibatkan perwakilan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana dan prosedur tanggap darurat, serta pemanfaatan sistem informasi sebagai media peringatan dini, pelaporan kejadian, dan koordinasi. Implementasi sistem informasi tanggap bencana terbukti mendukung percepatan penyebaran informasi dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana.
Â
Kata kunci: mitigasi bencana; sistem informasi; pengabdian masyarakat; tanggap bencana; Kota Medan
Referensi
Arista, R. D. (2025). Pemodelan sistem informasi geografis untuk pemetaan risiko bencana di Sumatera Utara. Jurnal Nasional Teknologi Komputer, 5(3), 210–219. https://doi.org/10.61306/jnastek.v5i3.295
Lusiana, L., & Puryantoro, P. (2018). Penanggulangan Pencemaran Lingkungan Melalui PKM UKM Tahu dan Tempe Dengan Pemanfaatan Limbah Industri. Jurdimas Royal, 1(2), 91–94. https://doi.org/DOI : 10.33330/jurdimas.v1i2.119
BNPB. (2023). Sistem informasi kebencanaan nasional dan pengurangan risiko bencana. Jurnal Penanggulangan Bencana, 14(1), 1–10. https://doi.org/10.33172/jpb.v14i1.2023
Kurniawan, F., Triwibowo, R. D., & Wisudha, M. T. (2023). Implementasi e-government dalam mitigasi bencana berbasis aplikasi digital. Publikauma, 12(2), 145–156. https://doi.org/10.31289/publika.v12i2.13062
Meili, R., & Sembiring, D. (2025). Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam di wilayah perkotaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 7(1), 55–64. https://doi.org/10.56910/jpmi.v7i1.412
Parama Yoga, T., & Ismail, I. (2025). Sistem informasi manajemen bantuan korban bencana berbasis web. SISINFO, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.37278/sisinfo.v1i1.127
Santoso, B., Abadi, F., & Oktaviani, R. (2024). Sistem informasi geografis pelaporan bencana berbasis web. Jurnal SANTI, 3(2), 210–218. https://doi.org/10.58794/santi.v3i2.667
Tarigan, M. F. A., & Siregar, A. (2023). Analisis kerentanan wilayah perkotaan terhadap bencana banjir. Jurnal Geografi, 20(1), 33–42. https://doi.org/10.24114/jg.v20i1.4567
Wardhana, I. G. A. W. (2022). Literasi kebencanaan masyarakat perkotaan di Indonesia. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia, 14(2), 101–110. https://doi.org/10.24036/japi.v14i2.9876
Hidayat, R., & Pratama, A. R. (2021). Pemanfaatan sistem informasi geografis dalam mitigasi bencana banjir perkotaan. Jurnal Geodesi dan Geomatika, 16(1), 45–54. https://doi.org/10.14710/jgg.16.1.45-54
Lubis, M., Siregar, R., & Nasution, H. (2023). Sistem informasi kebencanaan berbasis web untuk mendukung respon cepat bencana alam. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 7(4), 812–820. https://doi.org/10.29207/resti.v7i4.4872
Putri, D. A., & Wibowo, S. (2022). Integrasi teknologi informasi dalam manajemen risiko bencana di wilayah perkotaan. Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI), 11(3), 287–294. https://doi.org/10.22146/jnteti.73412