PENGEMBANGAN PERTANIAN URBAN BERBASIS HIDROPONIK VERTIKAL UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DUSUN CALOK GIRI
DOI:
https://doi.org/10.54314/jpstm.v5i2.5415Abstrak
Abstract: The limitation of agricultural land in urban areas causes people to find it difficult to carry out conventional cultivation. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of the people of Dusun Calok Giri, Gampong Paloh Igeuh, North Aceh District, in applying hydroponic verticulture technology as a solution for narrow land farming. The implementation method consists of stages of preparation, implementation, as well as assistance and evaluation which include counseling activities, training, installation making, technical assistance, and participatory evaluation. The community was directly involved starting from system assembly to plant maintenance. The results of the activity showed an increase in the residents' ability to manage hydroponic installations independently, with good plant growth and the harvest used for consumption and sold in the surrounding area. This activity encourages land efficiency, increases environmental awareness, and opens economic opportunities through sustainable urban agriculture. This program succeeded in increasing the knowledge, skills, and independence of the community in utilizing narrow yard land productively. In general, it shows that hydroponic verticulture technology is easy to apply and able to produce quality fresh vegetables for household consumption or sold as an additional source of income. Keywords: HR, Excellence, Learning, Independent, LiteracyÂ
Abstrak: Keterbatasan lahan pertanian di wilayah urban menyebabkan masyarakat sulit melakukan budidaya secara konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Dusun Calok Giri, Gampong Paloh Igeuh, Kabupaten Aceh Utara, dalam menerapkan teknologi vertikultur hidroponik sebagai solusi pertanian lahan sempit. Metode pelaksanaan terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, serta pendampingan dan evaluasi yang terdiri meliputi kegiata penyuluhan, pelatihan, pembuatan instalasi, pendampingan teknis, dan evaluasi partisipatif. Masyarakat dilibatkan langsung mulai dari perakitan sistem hingga perawatan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan warga dalam mengelola instalasi hidroponik secara mandiri, dengan pertumbuhan tanaman yang baik dan hasil panen dimanfaatkan untuk konsumsi serta dijual di lingkungan sekitar. Kegiatan ini mendorong efisiensi lahan, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan membuka peluang ekonomi melalui pertanian urban yang berkelanjutan. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan sempit secara produktif. Secara umum menunjukkan bahwa teknologi vertikultur hidroponik mudah diterapkan dan mampu menghasilkan sayuran segar berkualitas untuk konsumsi rumah tangga maupun dijual sebagai sumber tambahan ekonomi.
Kata Kunci: Vertikultur, Perkotaan, Sayuran, Ketahanan Pangan
Referensi
Fibarzi, W. U., Fadieny, N., Zuliati, S., & Nasution, W. I. (2025). Pemanfaatan Limbah Sapi sebagai Pupuk Organik untuk Peningkatan Produktivitas Lahan Hortikultura di Desa Cut Neuheun Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(9), 4313–4321. https://doi.org/10.59837/0t1wvd83
Gharini, P. P., & Sukadana, I. W. (2022). Pemanfaatan Teknologi Hidroponik untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Dharma Santi di Masa Pandemi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(4), 1050–1056. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i4.4813
Indawan, E., Indri Hastuti, P., Indri Hapsari, R., & Dwi Julianto, R. P. (2024). Potensi Bisnis Dan Peluang Usaha Vertikultur-Hidroponik. JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat, 2(1), 344–352. https://doi.org/10.62085/jms.v2i1.71
Jamilah, . W., & . Y. (2018). Pembudidayaan Tanaman Hidroponik Bagi Masyarakat Mesjid Puentuet Kecamatan Blang Mangat. Jurnal Vokasi - Politeknik Negeri Lhokseumawe, 2(2), 92–96. https://doi.org/10.30811/vokasi.v2i2.722
Kusniar, N. nadif ulfiya, Habibullah, M. N., Levia, Z. A., Marfuah, S., Alfiansyah, A. H. T., Anisa, F., Nurdiansyah, D., & Kusna, S. L. (2025). PELATIHAN PEMBUATAN MOCHI MELON. Reswara, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 821–830.
Manurung, I., Putri, F. V., Afrila, M., Al Hafizd, M. A., Haditya, R., Gusni, J., & Miswarti, M. (2023). Penerapan Sistem Hidroponik Budidaya Tanaman Tanpa Tanah untuk Pertanian Masa Depan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 5140–5145. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i4.1892
Naja, A. (2025). Penerapan Teknologi Vertikultur sebagai Solusi Lahan Terbatas. Circle Archive, 1–10.
Roidah, I. S. (2014). Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. 1(2), 43–50.
Sarina. (2025). Harga Sayur di Aceh Utara Melonjak Akibat Program MBG. Aceh Journal National Network.
Soedarto, T., & Ainiyah, R. K. (2022). TEKNOLOGI PERTANIAN MENJADI PETANI INOVATIF 5.0: TRANSISI MENUJU PERTANIAN MODERN. Uwais Inspirasi Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=6FuKEAAAQBAJ