PELATIHAN LITERASI DIGITAL MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI RA. RAUDHATUL MAHABBAH SERDANG BEDAGAI
DOI:
https://doi.org/10.54314/jpstm.v5i2.5418Abstrak
Abstract: Digital literacy training through storytelling for early childhood aims to equip children aged 5-6 with basic skills in using technology safely and wisely, as well as to assist teachers and parents in their support in the digital era. Digital literacy training through storytelling for early childhood combines conventional storytelling with digital media, such as interactive picture books or video stories, to foster an understanding of basic digital concepts. The participants in this PKM were students from RA. Raudhatul Mahabbah Serdang Bedagai Kindergarten. The activity took place on Friday, October 16-17, 2025. The activity lasted for approximately two hours, from 8:00 to 10:00 a.m. WIB, with 50 participants. The media used in this PKM were interactive picture books, video stories, and banners. This community service effort aims to develop community skills so that students have basic skills in using technology safely and wisely, and to assist teachers and parents in supporting them in the digital era. After conducting digital literacy activities through storytelling for early childhood, there was an 80% increase in knowledge among participants. The community service team hopes that after this activity, students will improve their skills and interest in basic technology skills in using technology safely and wisely, and will also help teachers and parents support them in the digital age.
Keywords: Digital Literacy, Early Childhood, Storytelling Method
Â
Abstrak: Pelatihan literasi digital melalui metode bercerita pada anak usia dini bertujuan untuk membekali anak usia 5-6 Tahun dengan kemampuan dasar menggunakan teknologi secara aman dan bijak, serta membantu guru dan orang tua dalam pendampingan di era digital. Pelatihan literasi digital melalui metode bercerita pada anak usia dini dilakukan dengan mengombinasikan cerita konvensional dengan media digital, seperti buku cerita bergambar interaktif atau video cerita yang dapat menumbuhkan pemahaman konsep digital dasar. Para peserta yang mengikuti PKM ini adalah para siswa RA. Raudhatul Mahabbah Serdang Bedagai. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat, tanggal 16-17 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung selama ± 2 jam dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 Wib, yang diikuti sebayak 50 peserta.Media yang digunakan dalam PKM ini adalah buku cerita bergambar interaktif, video cerita dan banner. Hal ini merupakan upaya pengabdi dalam mewujudkan pengembangan keterampilan masyarakat agar para siswa memiliki kemampuan dasar menggunakan teknologi secara aman dan bijak, serta membantu guru dan orang tua dalam mendampingan orang tua di era digital. Setelah Kegiatan literasi digital melalui metode bercerita pada anak usia dini dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan 80% pada peserta. Harapan pengabdi setelah terlaksana kegiatan ini, para siswa dapat meningkatkan kemampuan dan minat siswa dalam kemampuan dasar menggunakan teknologi secara aman dan bijak, serta membantu guru dan orang tua dalam mendampingan orang tua di era digital.
Kata Kunci : Literasi Digital, Anak Usia Dini, Metode Bercerita
Referensi
Amini, M. (2014) ‘Hakikat Anak Usia Dini’, Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini, p. 65.
Bachri, S. Bachtiar. 2005. Pengembangan Kegiatan Bercerita di Taman Kanak-kanak, Teknik dan Prosedurnya. Jakarta: Depdiknas
Depdiknas, 2006. Undang-undang RI No. 20 tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional:Jakarta: Depdiknas.
Delfia Herwanis, Rahmanita Zakaria, & Erako Gayo. (2024). Training the “Scaffolding Digital Storytelling†for Secondary Level English Teacher at Middle Aceh. Salus Publica: Journal of Community Service, 1(3), 70–78. https://doi.org/10.58905/saluspublica.v1i3.204
Fadlan, A. (2019). Efektivitas metode bercerita dalam perkembangan bahasa anak. SMART KIDS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 28-37. https://doi.org/10.30631/smartkids.v1i1.47
Fatimah, A. S., Hidayat, Y., & Herniawati, A. (2024). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media gambar pada anak usia 5–6 tahun di PAUD Bahrul Ihsan Kawasen. Jurnal Intisabi, 2(1), 33-50. https://doi.org/10.61580/itsb.v2i1.50
Ilmiani, A. M., Wahdah, N., & Mubarak, M. R. (2021). The application of Albert Bandura’s Social Cognitive Theory: A Process in Learning Speaking Skill. Ta’lim Al-’Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab & Kebahasaaraban, 5(2). https://doi.org/10.15575/jpba.v5i2.12945
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2014. Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD.
Makassar, U.N. and Artikel, I. (2024) ‘Pengembangan Kompetensi Guru PAUD Menciptakan Digital Picture Storybook Digital Berbasis Artificial Intelligence di Kiddos’, 5636(4), pp. 821–829.
Maisarah, M. (2024). Teacher’s Communication Strategies In Teaching English To Kids. Prosodi, 18(1), 67–78. https://doi.org/10.21107/prosodi.v18i1.21799
Nasem, N. 2021. Penerapan Metode Probing Promting dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Tahsinia., 2(1), 47-57.
Nopriansyah, U. (n.d.). Pengembangan Bahasa Anak Melaui Metode Bercerita. Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, 25.
Nurbaeti, N., Mayasari, A., & Arifudin, O. (2022). Penerapan metode bercerita dalam meningkatkan literasi anak terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Tahsinia, 3(2), 98-106. https://doi.org/10.57171/jt.v3i2.328
Nurjanah, A. P., & Anggraini, G. (2020). Metode Bercerita Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Ilmiah Potensia, 5(1), 1-7. https://doi.org/10.33369/jip.5.1.1-7
Oktaviyanti, I., Amanatulah, D. A., Nurhasanah, N., & Novitasari, S. (2022). Analisis Pengaruh Media Gambar terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5589-5597. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.2719
Rahmatillah Jr, R., Luthfi, A., & Fauziddin, M. (2018). Pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan menyimak pada anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 1(1), 39-51. https://doi.org/10.31004/aulad.v1i1.5
Talango, S.R. (2020) ‘Konsep Perkembangan Anak Usia Dini’, Early Childhood Islamic Education Journal, 1(1), pp. 92–105.
Rahiem, M. D. H. (2021). Storytelling in early childhood education: Time to go digital. International Journal of Child Care and Education Policy, 15(1). https://doi.org/10.1186/s40723-021-00081-x
Setiawati, N., Putra, D., & Zukhairina, Z. (2023). Penerapan Metode Bercerita Dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini 5-6 Tahun. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.56436/mijose.v2i1.202