PENGARUH LINGKUNGAN PESANTREN TERHADAP AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v6i3.1466Abstract
Penelitian ini mengambarkan Pengaruh Lingkungan Pesantren Terhadap Akhlak Santri di Pondok Pesantren. Penelitian yang penulis lakukan adalah metode survei dengan pendekatan diskriptif kuantitatif yaitu metode untuk memperoleh daya yang tingkat pekerjaannya mencakup cara-cara menghimpun, menyusun atau mengatur, mengelola, menyajikan dan menganalisa data angka secara teratur, ringkas dan jelas mengenai suatu gejala, peristiwa atau keadaan. Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya angka rata-rata dari 30 santri sebagi responden terhadap 10 item angket pertanyaan mempunyai rentan sekor rata-rata 37,33. Dari nilai terendah 34 dan nilai tertinggi 39. Akhlak santri Pondok Pesanteren Asshiddiqiyah 06 Serpong dilihat dari indikatornya yaitu: akhlak di sekolah, dan akhlak di rumah termasuk dalam kualifikasi kuat. Hal ini terbukti dengan diperolehnya angka rata-rata dari 30 santri sebagi responden terhadap 10 item angket pertanyaan mempunyai rentan sekor rata-rata 37. Dari nilai terendah 32 dan nilai tertinggi 39. Lingkungan pesantren memberi pengaruh yang cukup besar dalam membentuk akhlak santri, bisa dilihat dari hasil koefisien hubungan antara lingkungan pesantren terhadap akhlak santri sebesar 0,773, terdapat dalam interval 0,60 - 0,799 yang berada pada kategori korelasi yang kuat/tinggi. Dengan demikian tingkat hubungan antara lingkungan pesantren terhadap akhlak santri mencapai kualitas tinggi. Setelah dilakukan perhitungan besarnya pengaruh variabel X terhadap variabel Y dihasilkan kadar pengaruh sebesar 0,634.Downloads
References
Amran, A. (2017). Penanggulangan Perilaku Patologi Sosial Pada Remaja. http://repo.iain-padangsidimpuan.ac.id/387/1/14-Ali-Amran.pdf
Bayu, Y., & Rahmadina, A. (2020). Peran Orang Tua dalam Menanamkan Nilai Karakter Kearifan Lokal Pada Masyarakat Pesisir. Edukasi, 14(2), 145–150.
Bruno, L. (2019). Pembentukan Akhlak. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 46–71.
Fauziah, N. A., & Salik, Y. (2021). Tri Pusat Pendidikan Sebagai Pembinaan Akhlak Di Sekolah Dasar Negeri. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(2), 89–98. https://doi.org/10.54069/attadrib.v4i2.146
Hadiat, S. (2021). Mengarusutamakan Moderasi Beragama di Kalangan Remaja: Kajian Konseptual. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(5), 158–167. https://doi.org/10.5281/zenodo.5508208
Ibrahim, H., & Yunus, Y. (2021). Optimalisasi Pendekatan Pendidikan Agama Islam Dalam Pendidikan Karakter Religius. JIEBAR : Journal of Islamic Education: Basic and Applied Research, 02(April), 23–38. https://www.e-journal.stit-islamic-village.ac.id/jiebar/article/view/198
Indra, H. (2020). Pendidikan Madrasah dalam Membangun Akhlak Generasi Bangsa. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 3(1), 89–102. https://al-fkar.com/index.php/Afkar_Journal/issue
Kahfi, S., & Kasanova, R. (2020). Manajemen Pondok Pesantren Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pondok Pesantren Mambaul Ulum Kedungadem Bojonegoro). Pendidikan Berkarakter, 3(1), 26–30.
MASTURAINI, Y. (2022). Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama Di Pondok Pesantren (Studi Pondok Pesantren Shohifatusshofa Nw Rawamangun …. Tadarus Tarbawy, 4(1), 19–31. http://repository.iainpalopo.ac.id/id/eprint/3610/1/MASTURAINI.pdf
Mawardi, K. (1970). Shalawatan: Pembelajaran Akhlak Kalangan Tradisionalis. INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 14(3), 500–511. https://doi.org/10.24090/insania.v14i3.366
Novrialdy, E. (2019). Kecanduan Game Online pada Remaja: Dampak dan Pencegahannya. Buletin Psikologi, 27(2), 148. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.47402
Prambayu, I., & Dewi, M. S. (2019). Adiksi Internet pada Remaja. TAZKIYA: Journal of Psychology, 7(1), 72–78. https://doi.org/10.15408/tazkiya.v7i1.13501
Rodliyah, Hj. S. (2016). MANAJEMEN PONDOK PESANTREN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER (Studi Kasus di Pondok Pesantren “Annuriyyah” Kaliwining Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember). Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 12(2), 299. https://doi.org/10.21154/cendekia.v12i2.230
Sabar Budi Raharjo. (2010). Pendidikan Karakter sebagai Upaya Menciptakan Akhlak Mulia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 16(3), 229–238.
Sagala, S. (2015). Manajemen Dan Kepemimpinan Pendidikan Pondok Pesantren. Jurnal Tarbiyah, 22(2), 205–225.
Sari, A. P., Ilyas, A., & Ifdil, I. (2017). Tingkat Kecanduan Internet pada Remaja Awal. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 3(2), 110–117. https://doi.org/10.29210/02018190
Sudirman. (2014). MODEL PEMBERIAN PENGUATAN DALAM PENGEMBANGAN AKHLAK ( Studi pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak MAN Palopo ) PENGEMBANGAN AKHLAK ( Studi pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak MAN Palopo ).
Sumardi, K. (2012). Potret Pendidikan Karakter Di Pondok Pesantren Salafiah. Jurnal Pendidikan Karakter, 3. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i3.1246
Utami, T. W., & Nurhayati, F. (2019). Kecanduan Internet Berhubungan Dengan Interaksi Sosial Remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 33. https://doi.org/10.26714/jkj.7.1.2019.33-38
Yunus, Nurseha, M. (2020). Culture of Siri’ in Learning Akidah Akhlak in MAN Suli Luwu District Budaya Siri’ dalam. JIEBAR : Journal of Islamic Education: Basic and Applied Research, 01, 107–120.
Yunus, Y. (2018). PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL DAN DAMPAK TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER. Jurnal Kependidikan Dan Keagamaan, 2(1), 153–169.
Zuhriy, M. S. (2011). Budaya Pesantren Dan Pendidikan Karakter Pada Pondok Pesantren Salaf. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 19(2), 287. https://doi.org/10.21580/ws.2011.19.2.159




