SISTEM CERDAS MENDIAGNOSA PENYAKIT ARTHRITIS (RADANG SENDI) DENGAN METODE CERTINTY FACTOR

Authors

  • Astri Syahputri STMIK Triguna Dharma
  • Masyuni Hutasuhut STMIK Triguna Dharma
  • Novrina Br Barus STMIK Triguna Dharma

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v6i3.1476

Abstract

Arthritis atau radang sendi adalah salah satu penyakit yang sering terjadi di Indonesia, tua dan muda. Penyakit ini biasanya menyerang persendian dan struktur jaringan di sekitar persendian sehingga dapat menimbulkan sensasi menyakitkan. Biasanya nyeri muncul pada saat melakukan sebuah aktivitas Fenomena radang sendi tidak hanya menyerang orang tua melainkan remaja diatas usia 18 tahun juga dapat menderita radang sendi. Jika tidak ditangani dengan baik dan benar, hal ini dapat menjadi masalah karena dapat menyebabkan kerusakan sendi, cacat sendi, tulang menekan saraf di sekitar sendi yang berakibat fatal. Bahkan pada kasus yang lebih parah menyebabkan kerusakan organ seperti kerusakan ginjal pada lupus dan kematian karena tiba-tiba terjatuh karena sensasi menyakitkan. Sistem Cerdas ini akan menggunakan metode Research and Development yang bertujuan menghasilkan produk baru berbentuk sistem berbasis web, serta sumber pengetahuan didapatkan dengan menggunakan teknik wawancara pada pakar yaitu dokter, untuk mengumpulkan basis pengetahuan pakar tentang penyakit Arthritis yang diderita manusia. Hasil dari penelitian yang akan dilaksanakan adalah tercipta sebuah sistem yang mengembangkan konsep keilmuan Arificial Intelegence yang menggunakan analisa metode Certaity Factor sehingga dapat menghasilkan kesimpulan diagnosa yang lebih optimal dan akurat yang dapat digunakan oleh masyarakat dengan aplikasi berbasis web yang dapat digunakan dengan mudah oleh banyak pengguna, karena aplikasi ini dapat diakses dari berbagi perangkat. Penelitian ini juga ditargetkan untuk dapat dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi sinta 3 dan akan didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual sebagai penemuan baru dalam pengembangan keilmuan Arificial Intelegence berbasis web.

Downloads

Download data is not yet available.

References

R. Seran, H. Bidjuni, and F. Onibala, “Hubungan Antara Nyeri Gout Arthritis Dengan Timur Kecamatan Pasan Kabupaten,” J. Keperawatan, vol. 4, no. 1, pp. 1–7, 2016.

R. Muliani, T. Suprapti, and S. Nurkhotimah, “Stimulasi Kutaneus (Foot Massage) Menurunkan Skala Nyeri Pasien Lansia Dengan Rheumatoid Arthritis,” J. WacanaKesehat., vol. 4, no. 2, p. 461, 2020, doi: 10.52822/jwk.v4i2.111.

S. R. Dinianti, T. Rihiantoro, and T. Astuti, “Senam Lansia Dan Kekambuhan Nyeri Sendi Pada Lansia Penderita Arthritis,” J. Keperawatan, vol. IX, no. 2, 2013.

M. Elsi, “Gambaran factor dominan pencetus arthritis rheumatoid,” Menara Ilmu, vol. 12, no. 8, pp. 98–106, 2018, [Online]. Available: https://www.jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/viewFile/871/782

E. A. Hakim RF, Fakhrurazi, “OSTEOCHONDROMA IN MANDIBULAR SIMPHYSIS : A CASE REPORT,” J. Syiah Kuala Dent. Soc., vol. 1, no. 2, pp. 1–5, 2018.

M. S. Amonius Asmin Hardi Saputra Gulo1, “Perancangan Aplikasi Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Hemofilia Pada Manusia Menerapkan Metode Case Based Reasoning,” J. Pelita Inform., vol. 6, no. 3, pp. 278–283, 2018.

V. W. Sari, M. Zunaidi, and A. H. Nasyuha, “Penerapan Metode Dempster Shafer Untuk Diagnosa Penyakit Batu Karang,” vol. 6, pp. 1686–1692, 2022, doi: 10.30865/mib.v6i3.4140.

M. P. N. Saputri, R. R. Isnanto, and I. P. Windasari, “Android Application of Expert System for Gastroenteritis Detection,” J. Teknol. dan Sist. Komput., vol. 5, no. 3, pp. 110–114, 2017, doi: 10.14710/jtsiskom.5.3.2017.110-114.

M. Simamora, A. F. Boy, and M. Hutasuhut, “Penerapan Metode Certainty Factor Dalam Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Frambusia Pada Anak-Anak,” J. CyberTech, vol. x, no. x, pp. 1–9, 2019.

M. Hutasuhut, E. F. Ginting, and D. Nofriansyah, “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Osteochondroma dengan Metode Certainty Factor,” JURIKOM (Jurnal Ris. Komputer), vol. 9, no. 5, p. 1401?1406, 2022, doi: 10.30865/jurikom.v9i5.4959.

M. Hutasuhut, T. Tugiono, and A. H. Nasyuha, “Analisis Aritmia (Gangguan Irama Jantung) Menerapkan Metode Certainty Factor,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 5, no. 4, p. 1386, 2021, doi: 10.30865/mib.v5i4.3289.

J. Rahmah and R. A. Saputra, “Penerapan Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Saluran Pencernaan Ayam Broiler,” J. Inform., vol. 4, no. 1, pp. 94–102, 2017, [Online]. Available: https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ji/article/view/1754.

K. E. Setyaputri, A. Fadlil, and S. Sunardi, “Analisis Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit THT,” J. Tek. Elektro, vol. 10, no. 1, pp. 30–35, 2018, doi: 10.15294/jte.v10i1.14031.

D. H. Pane and M. G. Suryanata, “Sistem Cerdas Berbasis Android Untuk Diagnos aPenyakit Betta Fish (Ikan Cupang) Menggunakan Metode Dempster Shafer,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 6, no. 1, p. 187, 2022, doi: 10.30865/mib.v6i1.3414

I. Muzakkir and M. H. Botutihe, “Case Based Reasoning Method untuk Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Sapi,” Ilk. J. Ilm., vol. 12, no. 1, pp. 25–31, 2020, doi: 10.33096/ilkom.v12i1.506.25-31

N. Y. L. G. Gaol, Lusiyanti, and A. H. Nasyuha, “Penerapan Metode Certainty Factor Dalam Diagnosa Hermatologi-Onkologi,” J. Chem. Inf. Model., vol. 6, no. 3, pp. 1435–1443, 2022, doi: 10.30865/mib.v6i3.4190.

K. D. P. Novianti, K. Y. D. Jendra, and M. S. Wibawa, “Diagnosis Penyakit Paru Pada Perokok Pasif Menggunakan Metode Certainty Factor,” Inser. Inf. Syst. Emerg. Technol. J., vol. 2, no. 1, p. 25, 2021, doi: 10.23887/insert.v2i1.35122

Downloads

Published

2023-10-18

How to Cite

SISTEM CERDAS MENDIAGNOSA PENYAKIT ARTHRITIS (RADANG SENDI) DENGAN METODE CERTINTY FACTOR. (2023). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 6(3), 686-692. https://doi.org/10.54314/jssr.v6i3.1476