DISFEMISME PADA WACANA LINGKUNGAN BANJIR DI SUMATERA UTARA DALAM MEDIA MASSA DARING

Authors

  • Regita Ayuni Putri Ginting Universitas Sumatera Utara
  • Dwi Widayati Universitas Sumatera Utara
  • Rosliana Lubis Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v7i1.1749

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menguraikan latar belakang digunakannya disfemisme pada wacana lingkungan banjir di Sumatera Utara menggunakan teori Allan dan Burridge. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan bagaimana sebuah media massa daring mengemas wacana menggunakan piranti bahasa untuk membangun ideologi dan memengaruhi sikap pembaca dalam menyikapi sebuah fenomena lingkungan. Dalam pengumpulan datanya, digunaakan metode simak dengan teknik catat. Metode agih dengan teknik bagi unsur langsung dan teknik ganti digunakan untuk menganalisis datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya disfemisme dalam wacana lingkungan banjir di Sumatera Utara dalam media massa daring Waspada.id, Medanbisnisdaily.com, Waspada.co.id, Orbitdigitaldaily.com, dan Analisadaily.com berupa kata, frasa, atau kalimat dengan berbagai latar penggunaannya. Kelima portal berita daring tersebut menggunakan kata, frasa, dan kalimat berupa disfmesime dengan latar belakang untuk menunjukkan rasa tidak suka atau tidak setuju terhadap seserorang atau sesuatu, penggambaran yang negatif tentang seseorang atau sesuatu, mengungkapkan kemarahan atau kejengkelan, menunjukkan rasa tidak hormat atau merendahkan seseorang, mengolok-olok, mencela, atau menghina, melebih-lebihkan sesuatu, menghujat atau mengkritik, serta menunjukkan sesuatu hal bernilai rendah. Hasil penelitian ini dapat menjadi gambaran mengenai sikap penulis atau wartawan terhadap penulisan berita khususnya pada situasi ekologi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allan, Keith dan Burridge, Kate. 1991. Euphemism and Dysphemism: Language used as Shield and Weapon. New York: Oxford University Press.

Allan, Keith dan Burridge, Kate. 2006. Forbidden Words Taboo and the Censoring of Language. New York: Cambridge University Press.

Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Fill, Alwin dan Mühlhäuser, Peter. 2001. The Ecolinguistics Reader: Language, Ecology and Environment. London dan New York: Continuum.

Laili, Elisa Nur. 2013. “Disfemisme pada Wacana Lingkungan: Sebuah Kajian

Ekolinguistik Kritis dalam Media Massa di Indonesiaâ€. Jurnal Mabasan. Vol 7(2).

Safitri, Dinny Laras. 2018. Perbandingan Penggunaan Eufemisme dan Disfemisme dalam Tajuk Rencana Surat Kabar Harian Kompas dan Republika serta Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. (Skripsi). Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Saputri, Vioni, dkk. “Eufemisme dan Disfemisme dalam Novel “Korupsi†karya Pramoedya Ananta Toerâ€. Jurnal Retorika. Vol 12(2).

Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Anaisis Data. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Widodo, Muhammad Reno Cahyo. 2021. Penggunaan Eufemisme dan Disfemisme pada Tajuk Rencana Riau Pos. (Skripsi). Pekanbaru: Universitas Islam Riau.

Downloads

Published

2024-02-15

How to Cite

DISFEMISME PADA WACANA LINGKUNGAN BANJIR DI SUMATERA UTARA DALAM MEDIA MASSA DARING. (2024). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 7(1), 351-359. https://doi.org/10.54314/jssr.v7i1.1749

Most read articles by the same author(s)

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >>