PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM MENGELOLA PRODUK HALAL DAN SYARI’AH

Authors

  • Aan Gunawan STAI Ibnu Rusyd Kotabumi
  • Silva Sindika STAI Ibnu Rusyd Kotabumi
  • Laelatul Fatimah STAI Ibnu Rusyd Kotabumi
  • Sukaris Munandar STAI Ibnu Rusyd Kotabumi

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v9i2.6242

Keywords:

Community Mentoring; Halal Products; Sharia Business; Micro Enterprises

Abstract

Abstract: Community mentoring in managing halal and sharia-based products is a strategic effort to improve the quality of micro-enterprises in accordance with Islamic values. Problems commonly faced by micro-business actors include limited understanding of comprehensive halal concepts and the application of sharia business principles in daily business activities. Many business actors still perceive halal merely as raw material compliance without considering processing, cleanliness, storage, and product presentation. This study aims to describe the initial condition of community understanding, explain the mentoring process, and analyze the outcomes of mentoring activities. The method used was a community empowerment approach through field observation, educational socialization, practical training, and continuous mentoring. The results indicate an improvement in business actors’ understanding of halal product management and sharia business principles. Business actors began to pay greater attention to cleanliness, product arrangement, and honest and transparent transactions. These mentoring activities positively affected business quality and consumer trust. Therefore, continuous mentoring is recommended to ensure consistent implementation of halal and sharia-based business practices.

Keywords: Community Mentoring; Halal Products; Sharia Business; Micro Enterprises

 

Abstrak: Pendampingan masyarakat dalam mengelola produk halal dan syari’ah merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas usaha mikro agar sesuai dengan nilai-nilai Islam. Permasalahan yang sering dihadapi oleh pelaku usaha mikro adalah keterbatasan pemahaman mengenai konsep halal secara menyeluruh serta penerapan prinsip usaha syari’ah dalam aktivitas usaha sehari-hari. Sebagian besar pelaku usaha masih memaknai halal hanya sebatas bahan baku, tanpa memperhatikan proses pengolahan, kebersihan peralatan, penyimpanan, serta penyajian produk. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi awal pemahaman masyarakat, mendeskripsikan proses pendampingan, serta menganalisis hasil pendampingan terhadap praktik pengelolaan usaha mikro. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui observasi lapangan, sosialisasi dan edukasi, pelatihan praktik langsung, serta pendampingan secara berkelanjutan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pengelolaan produk halal dan prinsip usaha syari’ah. Pelaku usaha mulai memperhatikan kebersihan tempat usaha, penataan produk, serta menerapkan transaksi yang jujur dan transparan. Pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap kualitas usaha dan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, pendampingan berkelanjutan direkomendasikan agar penerapan pengelolaan produk halal dan syari’ah dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Kata Kunci: Pendampingan Masyarakat; Produk Halal; Usaha Syari’ah; Usaha Mikro.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qardhawi, YL. (2014). Halal dan Haram dalam Islam. Jakarta: Rabbani Prelss.

Badan Pelnylellelnggara Jaminan Produk Halal. (2022). Peldoman Selrtifikasi Halal. Jakarta: BPJPH Kelmelntelrian Agama RI.

Chapra, M. U. (2000). Thel Futurel of ELconomics: An Islamic Pelrspelctivel. Lelicelstelr: Thel Islamic Foundation.

Delpartelmeln Agama Relpublik Indonelsia. (2019). Panduan Sistelm Jaminan Produk Halal. Jakarta: Kelmelntelrian Agama RI.

Delwan Sylariah Nasional–Majellis Ulama Indonelsia. (2017). Himpunan Fatwa Delwan Sylariah Nasional MUI. Jakarta: DSN-MUI.

Fauzi, Mustofa M. 2024. Blelssing Islamic Businelss: Morals As A Kelyl Factor In Consumelr Trust Bisnis Islami YLang Belrkah: Akhlak SELBAGAI Faktor Kunci Kelpelrcaylaan. https://ojs.elkasakti.org/indelx.php/UJSCR.

Hafidhuddin, D. (2012). Zakat dalam Pelrelkonomian Modelrn. Jakarta: Gelma Insani.

Hasan, A. (2016). Manajelmeln Bisnis Sylariah. YLogylakarta: Pustaka Pellajar.

Karim, A. A. (2010). Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keluangan. Jakarta: RajaGrafindo Pelrsada.

Kartika S, Melivi, and ELnyl S. (2020).Kelsadaran Hukum Pellaku Usaha Mikro Kelcil Melnelngah Belrkaitan Kelpelmilikan Selrtifikat Halal Pada Produk Olahan Pangan, Vol. 7. no. 1.

Kotlelr, P., & Kelllelr, K. L. (2016). Markelting Managelmelnt. Nelw Jelrselyl: Pelarson ELducation.

Ma’rifatul Lailyl, N., & Muhammad, N. (2025). Pelnelrapan prinsip usaha sylari’ah pada usaha mikro. ELquilibrium: Jurnal Pelnellitian Pelndidikan dan ELkonomi, 22(1), 17–24.

Muhammad. (2014). Manajelmeln Keluangan Sylariah. YLogylakarta: UPP STIM YLKPN.

Nugroho, R., & Lelstari, S. (2021).

Pelndampingan usaha mikro belrbasis halal dalam melningkatkan kelpelrcaylaan konsumeln. Jurnal Pelngabdian kelpada Masylarakat, 6(2), 85–94.

Nurdin, I., & Hartati, S. (2019). Meltodologi Pelnellitian Sosial. Surabayla: Meldia Sahabat Celndelkia.

Sjahdelini, S. R. (2014). Pelrbankan Sylariah. Jakarta: Kelncana.

Sudarsono, H. (2015). Konselp ELkonomi Islam. YLogylakarta: ELkonisia.

Sinta, V., Fitriylah, L., Sari, N. L., & Kusuma, S. B. (2024). Pelndampingan elkonomi masylarakat belrbasis nilai lokal. ELquilibrium: Jurnal Pelnellitian Pelndidikan dan ELkonomi, 21(2), 132–142.

Sugiylono. (2019). Meltodel Pelnellitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabelta.

Surylana. (2018). Kelwirausahaan: Peldoman Praktis, Kiat dan Prosels Melnuju Suksels. Bandung: Alfabelta.

Sutrisno, A. (2020). Pelnelrapan prinsip sylariah pada usaha kelcil dan melnelngah. Jurnal ELkonomi Sylariah, 12(1), 45–56.

YLusuf, M. (2021). ELtika Bisnis Islam. YLogylakarta: UII Prelss.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Artikel

How to Cite

PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM MENGELOLA PRODUK HALAL DAN SYARI’AH. (2026). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 9(2), 2677-2682. https://doi.org/10.54314/jssr.v9i2.6242

Most read articles by the same author(s)

<< < 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 > >>