PELATIHAN SECURITY AWARNESS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK PEMASARAN PADA KELOMPOK PENGRAJIN BATU BATA PULO BANDRING
Abstract
Abstract: Transformasi digital yang semakin meningkat akibat pandemi COVID-19 mengharuskan UMKM menggunakan media digital untuk menggantikan proses perdagangan tradisional. Transformasi digital tidak hanya berdampak positif, tetapi juga berdampak negatif. Di sisi lain, kejahatan dunia maya juga merupakan ancaman serius bagi transformasi digital. Meningkatnya serangan siber terhadap UMKM disebabkan karena UMKM dianggap sebagai target potensial karena kurang memperhatikan keamanan dan perlindungan data informasi, termasuk identitas pelanggan. Kecerobohan pengguna dalam mengakses internet dapat menimbulkan risiko dan kerugian tertentu. Kerugian tersebut antara lain terkait masalah privasi (user privacy), masalah terkait pendanaan UMKM, dan masalah etika. Dalam kegiatan PKM ini kami memperkenalkan Cyber Security Awareness kepada para pelaku UMKM Batu bata pulo bandring, dimana ini merupakan langkah awal dalam menyadarkan para pelaku UMKM akan bahaya proses perdagangan digital di Internet. Manfaat yang diperoleh pelaku UMKM dari kegiatan PKM ini adalah pengetahuan yang diperoleh tentang pentingnya kesadaran ancaman keamanan di dunia digital. UMKM juga memiliki pengetahuan untuk menghindari cybercrime.
Keywords: Covid 19; Cyber Security Awarness.; UMKM Batu-bata;
Abstrak: Increasing digital transformation due to the COVID-19 pandemic requires MSMEs to use digital media to replace traditional trading processes. Digital transformation has not only positive impacts, but also negative ones. On the other hand, cyber crime is also a serious threat to digital transformation. The increase in cyber attacks against MSMEs is due to the fact that MSMEs are considered a potential target due to their lack of attention to the security and protection of information data, including customer identity. User carelessness in accessing the internet can pose certain risks and losses. These losses include issues related to privacy (user privacy), problems related to MSME funding, and ethical issues. In this PKM activity, we introduce Cyber Security Awareness to the Pulo Bandring UMKM, which is the first step in making MSME players aware of the dangers of the digital trading process on the Internet. The benefit that MSME players get from this PKM activity is the knowledge gained about the importance of awareness of security threats in the digital world. MSMEs also have the knowledge to avoid cybercrime.
Kata kunci: Covid 19; Cyber Security Awarness.; UMKM Batu-bataFull Text:
PDFReferences
Ahmad, M. I. S., Syamsuardi, S., & Farid, M. (2021). PKM Digitalisasi Bisnis UMKM. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(15), 11821186. https://ojs.unm.ac.id/semnaslpm/article/view/26318%0Ahttps://ojs.unm.ac.id/semnaslpm/article/download/26318/13328
Miftahurrisqi, Ika Safitri Windiarti, & Dwi Haryanto. (2021). Edukasi Dan Peningkatan Kompetensi It-Security Dan E-Commerce Bagi Mahasiswa MaHad Asy-SyafiI Palangkaraya. Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 963969.
Siwi Nugrahani, T., Ardiyanto, F., Umam, S., & Naskah, A. (2019). CYBER CRIME AWARENESS: INTERNET KNOWLEDGE DAN E-COMMERCE USE PADA UMKM DI KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA MANAJEMEN DEWANTARA Informasi Naskah Abstrak. 3(2), 203213.
DOI: https://doi.org/10.54314/jpstm.v2i2.1091
Article Metrics
Abstract view : 535 timesPDF - 231 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.









