PELATIHAN MEMBACA CEPAT DAN BERHITUNG MELALUI PROGRAM RUMAH LITERASI NUMERASI DI UPTD SD 010053 DESA SEI KAMAH II

Authors

  • Eva Mizkat Universitas Asahan
  • Hanina Hanina Universitas Asahan
  • Aldo Arrohim Universitas Asahan
  • Haekal Fardeni Universitas Asahan
  • Indri Anggraini Universitas Asahan
  • Destri Widi Astuti Universitas Asahan

DOI:

https://doi.org/10.54314/jpstm.v5i2.5338

Abstract

Abstract:Community service is part of the Tri Dharma of Higher Education, which focuses on community empowerment through education. The low reading and numeracy skills of elementary school students in Sei Kamah II Village formed the basis for implementing a speed reading and numeracy training program through the Numeracy Literacy House. This program is designed to improve students' basic skills while fostering interest in learning through a participatory and collaborative approach. The methods used include repeated reading, a quick math challenge, and evaluation through pre- and post-tests. The results showed significant improvements: all students were able to read, the number of students who stuttered in reading decreased from 16% to 8%, and numeracy skills increased from 64% to 88%. The success of this program underscores the importance of sustainable numeracy literacy practices with the support of teachers and parents. These findings also demonstrate that creative approaches to learning can be an effective solution to basic education challenges, making this model worthy of replication in other schools with similar conditions.

 

Keywords: Numeracy, Literacy, Speed Reading, Numeracy, Community Service

 

 

Abstrak:Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Rendahnya kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa sekolah dasar di Desa Sei Kamah II menjadi dasar dilaksanakannya program pelatihan membaca cepat dan berhitung melalui Rumah Literasi Numerasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dasar siswa sekaligus menumbuhkan minat belajar dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Metode yang digunakan meliputi membaca berulang (repeated reading), permainan berhitung cepat (quick math challenge), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan: seluruh siswa sudah mampu membaca, jumlah siswa yang membaca terbata-bata berkurang dari 16% menjadi 8%, dan kemampuan berhitung meningkat dari 64% menjadi 88%. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya pembiasaan literasi numerasi yang berkelanjutan dengan dukungan guru dan orang tua. Temuan ini juga menunjukkan bahwa pendekatan kreatif dalam pembelajaran dapat menjadi solusi efektif bagi permasalahan pendidikan dasar, sehingga model ini layak direplikasi di sekolah lain dengan kondisi serupa.

 

Kata kunci: Berhitung, Literasi, Membaca Cepat, Numerasi, Pengabdian Masyarakat

References

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches. Sage Publications.

Ekawati, E., Susanto, H., & Pratiwi, M. (2019). Literasi numerasi dalam pendidikan dasar: Tantangan dan solusi. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 45–56.

Kemendikbudristek. (2021). Merdeka belajar: Program nasional literasi dan numerasi. Kemdikbudristek.

Lestari, I. (2017). Minat baca dan hubungannya dengan kemampuan menulis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 17(1), 112–121.

Mahmud, A., & Pratiwi, M. (2019). Literasi numerasi: Konsep dan implementasinya dalam pembelajaran. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 5(2), 67–76.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

OECD. (2019). PISA 2018 assessment and analytical framework: Reading, mathematics and science. OECD Publishing.

Sutrianto, D., Handayani, S., & Andini, R. (2016). Gerakan literasi sekolah: Upaya menumbuhkan budaya membaca di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 2(2), 150–160.

Teale, W. H., & Sulzby, E. (1986). Emergent literacy: Writing and reading. Ablex Publishing.

Tyas, F. M., & Pangesti, D. (2018). Peningkatan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar melalui pembelajaran kontekstual. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 6(1), 23–32.

Wahidin, D. (2019). Motivasi belajar sebagai kunci keberhasilan akademik. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(2), 87–95.

Yuliani, D. (2022). Peran orang tua dalam mendukung literasi dan numerasi anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 99–108.

Downloads

Published

2025-12-31