SYNERGY BETWEEN LEGISLATORS AND ACADEMICS FOR THE ECONOMIC SELF-RELIANCE OF PEMATANG JOHAR

Authors

  • Edwin Sugesti Nasution Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya
  • Brilian Moktar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya
  • Sipnarong Kanchanawongpaisan Shinawatra University Thailand
  • Sartiyah Sartiyah Universitas Syiah Kuala
  • Loo Teck Khun UOW Malaysia KDU UC Penang
  • Muhammad Hafiz Abd.Rashid Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia
  • Rendi Kurniawan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya

DOI:

https://doi.org/10.54314/jpstm.v5i2.5575

Abstract

Abstract: This community service activity aims to strengthen village economic self-reliance through synergy between legislators and academics in Pematang Johar Village, Deli Serdang Regency. The program was designed using a participatory and educational approach that integrates academic perspectives and public policy to enhance community capacity in entrepreneurship, economic awareness, and understanding of policy support for village economic development. The implementation methods included lectures and interactive discussions focusing on local potential-based business development, community participation in economic activities, and the role of legislators in supporting village economic empowerment. Evaluation was conducted using pre- and post-activity questionnaires to assess changes in participants’ understanding, attitudes, and motivation. The results indicate significant improvements across all evaluation indicators, including understanding of village economic self-reliance, awareness of community and legislative roles, entrepreneurial knowledge, self-confidence, and motivation to engage in sustainable economic activities. The findings demonstrate that synergy between academics and legislators provides added value in community empowerment by combining knowledge transfer with policy perspectives. Overall, this community service activity contributes to strengthening community capacity, collective awareness, and social capital as foundations for sustainable village economic self-reliance.

 

Keywords: community service; village economic self-reliance; community empowerment; legislators; academics

 

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sinergi antara legislator dan akademisi di Desa Pematang Johar, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang mengintegrasikan perspektif akademik dan kebijakan publik untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kewirausahaan, kesadaran ekonomi, serta pemahaman terhadap peran kebijakan dalam pengembangan ekonomi desa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah dan diskusi interaktif yang berfokus pada pengembangan usaha berbasis potensi lokal, partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi, serta peran legislator dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pemahaman, sikap, dan motivasi peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator, termasuk pemahaman tentang kemandirian ekonomi desa, peran masyarakat dan legislator, pengetahuan kewirausahaan, kepercayaan diri, serta motivasi untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan legislator memberikan nilai tambah dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas dan perspektif kebijakan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membangun kapasitas masyarakat, kesadaran kolektif, dan modal sosial sebagai fondasi kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.

 

Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat, kemandirian ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, legislator, akademisi

References

Amri, M., Asfahani, A., Kadeni, K., Arif, M., & Jamin, F. S. (2024). Community Empowerment In The Fields Of Education Entrepreneurship And The Environment In The Village. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 3704–3712.

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

BPS_Labuhan_Deli. (2024). Kecamatan Labuhan Deli Dalam Angka 2024. 122.

I Putu Gede Didik Widiarta, Dinar Anindyasari, Cori Qamara, & Dede Aprylasari. (2025). Community Empowerment and Sustainable Economic Development in Karang Tunggal Village, East Kalimantan. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 06–14. https://doi.org/10.55606/jppmi.v4i1.1734

Mohan, G., & Stokke, K. (2000). Participatory development and empowerment: The dangers of localism. Third World Quarterly, 21(2), 247–268. https://doi.org/10.1080/01436590050004346

Nazeri, N., Hidayat, R., & Maza, R. El. (2024). Encouraging Community Empowerment and Local Economic In-dependence in Villages through Sustainable Economic Develop-ment Techniques. The Es Economics and Entrepreneurship, 3(02). https://doi.org/10.58812/esee.v3i02.371

Pematang Johar, P. (2019). Profil Desa. Pemerintah Desa Pematang Johar. https://desapematangjohar.deliserdangkab.go.id/

Pretty, J. (2003). Social Capital and the Collective Management of Resources. Science, 302(5652), 1912–1914. https://doi.org/10.1126/science.1090847

Rasyid, A., Pulubuhu, D. A. T., & Muhammad, R. (2025). The Concept of Community Empowerment versus Community Advancement: A Comparative Study in the Context of Social Development in Indonesia. SIGn Journal of Social Science, 5(2), 97–112. https://doi.org/10.37276/sjss.v5i2.430

Sinaga, H. D. E., Loo, P., Lazuardi, D., & Rezeki, S. (2024). Women Empowering Through Decoupage. Jurnal Pemberdayaan Sosial Dan Teknologi Masyarakat, 4(1), 78. https://doi.org/10.54314/jpstm.v4i1.2049

Sucipto, S., & Fatihin, M. (2024). Participatory Learning for Rural Community Empowerment. Jurnal Ilmu Pendidikan, 30(1), 69. https://doi.org/10.17977/um048v30i1p68-78

Downloads

Published

2025-12-31