MEMBANGUN UMKM BERDAYA SAING GLOBAL DI ERA DIGITAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KRIPIK PISANG COKLAT DI DESA SUKA RAMAI
DOI:
https://doi.org/10.54314/jpstm.v6i1.6027Abstract
Abstract: The program was carried out as part of the Community Service Program by students of Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat.This activity aims to improve community skills in producing banana chocolate chips and to encourage the development of small businesses that can compete in the digital era. The activity took place on March 5, 2026, at KKN Post 14 in Suka Ramai Village, Padang Tualang District, Langkat Regency. The method used was direct training, combining explanation and hands-on practice. Participants included housewives and village youth who were interested in developing home-based businesses. The tools and materials used were simple and easily available, such as bananas, chocolate, frying equipment, and packaging materials. The results showed that participants were able to understand the process of making banana chocolate chips and successfully produce products with good taste and appearance. Participants showed high enthusiasm and interest in developing the product into a small business. In addition, they began to understand simple marketing strategies using digital media. This activity is expected to help improve family income and encourage the growth of competitive local products in the wider market.
Keyword: UMKM; banana chips; digital era; community empowerment
Abstrak: Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat kripik pisang coklat serta mendorong terbentuknya usaha kecil yang mampu bersaing di era digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 5 Maret 2026 di Posko KKN 14 Desa Suka Ramai, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung yang meliputi penyampaian materi dan praktik pembuatan produk. Peserta kegiatan terdiri dari ibu rumah tangga dan pemuda desa yang memiliki minat untuk mengembangkan usaha rumahan. Alat dan bahan yang digunakan sangat sederhana dan mudah didapat, seperti pisang, coklat, alat penggorengan serta bahan kemasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan kripik pisang coklat dengan baik serta menghasilkan produk dengan rasa dan tampilan yang menarik. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mulai tertarik untuk mengembangkan usaha kecil. Selain itu, peserta mulai memahami cara pemasaran sederhana melalui media digital. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga serta mendorong munculnya produk lokal yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kata kunci: UMKM; kripik pisang coklat; era digital; pemberdayaan masyarakat
Downloads
References
Amellia, D., & Pujianto, W. E. (2023). Pendampingan UMKM untuk Memenangkan Pasar Keripik Debog Pisang Online Melalui Manajemen Pengemasan Inovatif dan Pemasaran Berbasis E-Commerce . Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 565–569
Ariyanto, D. (2022). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jakarta: Lembaga Penerbit Universitas Indonesia
Fauzan, F., & Luluk Sudarsini, A. (2023). Pelatihan Pembuatan Produk Kacang Cokelat untuk Meningkatkan Penghasilan Masyarakat Desa Bandasoleh, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura. Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 130–134
Fitriani, R. & Andriani, D. (2018). Pengolahan Produk Lokal dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat: Studi Kasus Kripik Pisang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 19(2), 101-112
Harahap, M. A. (2017). Strategi Pemasaran Produk UMKM di Era Digital. Yogyakarta: Penerbit Andi
Mardiana, R. & Sari, N. (2019). Inovasi Pengolahan Produk Lokal sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi di Pedesaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 12(3), 45-56
Yusuf, M. & Taufik, H. (2021). Model Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Pengembangan Ekonomi, 25(1), 72-81
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ahmad fuadi, Nurul Hasanah, Abdurrahman Syah Putra, Alfira Ramadhani, Deavira Hildana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.