PERAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DALAM MENGATASI KONFLIK SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v5i3.992Abstract
Manusia adalah makhluk sosial yang selalu terlibat dalam perbedaan, konflik dan juga persaingan, baik sukarela maupun terpaksa. Konflik sosial tidak dapat dihindari karena merupakan aspek yang permanen dalam kehidupan sosial. Konflik ini dibutuhkan masyarakat agar menjadi sebuah perubahan agar menjadi manusia yang lebih baik di masa depan. Peran lingkungan masyarakat merupakan salah satu pilar dalam tiga pusat pendidikan di masyarakat yang menjadi pilar utama. untuk membentuk baik buruknya pribadi manusia agar berkembang dengan baik dan memiliki moral dan etika moral Perkembangan moral pada setiap individu tidak terbentuk dengan sendirinya tetapi dibentuk oleh tempat di mana mereka hidup dan tinggal di dalamnya. seseorang yang tinggal di lingkungan dengan lokasi yang menuntut adaptasi lebih besar tidak cepat terpengaruh oleh lingkungan tempat tinggalnya Individu yang tinggal di lingkungan yang berada sangat rentan mengalami masalah pada tahap perkembangan moralnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lingkungan masyarakat dalam mengatasi konflik sosial pada tumbuh kembang anak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif
Downloads
References
As, A., Studi, P., & Press, R. (1992). No Title. 17–43.
Attamimi, I. (2017). memperoleh gelar Sarjana Komputer. 1–73.
Fakultas, D., Tarbiyah, I., & Ambon, K. I. (2016). Jurnal Fikratuna. 8, 23–35.
Fakultas, D., Tarbiyah, I., Keguruan, D., & Ambon, I. (2016). a l - i l t i z a m , Vol.1, No.2, Desember 2016. 1(2), 114–129.
Hudi, I. (2017). No Title. 2(1), 30–44.
Hulukati, W. (2015). Peran Lingkungan Keluarga Terhadap Perkembangan Anak. Musawa, 7(2), 265–282.
Husna. (2018). Penulis Fakultas dan Universitas Penulis. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar.
Ii, B. A. B. (n.d.). Beni Ahmad Saebani. Pengantar Antropologi (Bandung: CV Pustaka Setia, 2012), 137. 10. 10–30.
Ii, B. A. B., & Konflik, A. (2009). Bab ii kajian teori.
Ii, B. A. B., & Pustaka, A. K. (2012). Kajian Teori Moral. 19–37.
Ii, B. A. B., & Teori, A. (n.d.). No Title. 11–28.
Ii, B. A. B., & Teori, A. K. (1996). No Title. 12–13.
Muarofah, L. (2012). Pengertian konflik, jenis konflik. 17–48.
No Title. (1995).
Pekanbaru, M. (2019). Pengaruh interaksi sosial terhadap perkembangan moral siswa di sekolah menengah kejuruan muhammadiyah 3 pekanbaru.
Penalaran, T. I., Ii, T., Penalaran, T. I. I. I., & Kohlberg, M. (2001). No Title. 161–169.
Remaja, D. A. N. S., & Nilai, K. K. (n.d.). Perkembangan nilai, moral dan sikap remaja. 29–48.
Rosana, E. (2015). Ellya Rosana, Konflik Pada Kehidupan,...... Al-AdYan, 10(2), 216–230.
Teoretis, S. T. (n.d.). P ENGANTAR S TUDI.




