PERKEMBANGAN KURIKULUM ESTONIA
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v8i3.3462Abstrak
Penelitian ini menganalisis pengembangan kurikulum di Estonia antara tahun 1987 hingga 2004, terutama setelah kemerdekaan negara tersebut dari Uni Soviet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana reformasi pendidikan di Estonia berhasil mengubah kurikulum yang didominasi oleh pengaruh Soviet menjadi sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai referensi dan penelitian terkait reformasi kurikulum di Estonia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi dimulai pada tahun 1987 dengan tujuan untuk menghilangkan pengaruh pendidikan Soviet, memperkenalkan mata pelajaran baru, serta sistem penilaian yang lebih relevan. Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah kurangnya tenaga ahli dalam pengembangan kurikulum, yang menyebabkan delegasi tugas kepada pihak luar yang lebih berkompeten. Kurikulum 1996 menjadi titik balik penting karena mengadopsi pendekatan berbasis kompetensi, namun masih ada perdebatan mengenai keberhasilannya. Meski demikian, kurikulum ini membentuk dasar bagi sistem pendidikan Estonia yang lebih demokratis dan relevan dengan perkembangan global.
Kata kunci:Â Pengembangan Kurikulum, Estonia, Reformasi Pendidikan.Unduhan
Referensi
Arta, B., Kholis, A., Rahayu, R., Azmi, U., & Lisan, K. H. (2023). Looking For Insights: A Comparison Of Secondary Education English Curricula In Indonesia And Estonia. Journal Of Advanced Multidisciplinary Research, 4(2), 76–89.
Brüggemann, K., & Woodworth, B. D. (2020). Estonian Modern History In The Twentyfirst Century. Acta Historica Tallinnensia, 26.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Mixed Methods Procedures. In Research Defign: Qualitative, Quantitative, And Mixed M Ethods Approaches.
Erss, M. (2024). Curriculum Development In Estonia: 30 Years In The Crosswinds Of Europeanization And Globalization. In Handbook Of Curriculum Theory, Research, And Practice (Pp. 799–816). Springer.
Gu, Y., Tinn, R., Cheng, H., Lucas, M., Usuyama, N., Liu, X., Naumann, T., Gao, J., & Poon, H. (2021). Domain-Specific Language Model Pretraining For Biomedical Natural Language Processing. Acm Transactions On Computing For Healthcare (Health), 3(1), 1–23.
Kácovský, P., Koudelková, V., & Snětinová, M. (2019). Physics At Lower Secondary Schools: Comparison Between The Czech Republic, Estonia, Poland And Slovenia. Scientia In Educatione, 10(3), 33–49.
Kikas, E., & Lerkkanen, M.-K. (2011). Education In Estonia And Finland. Global Perspectives In Early Childhood Education: Diversity, Challenges And Possibilities, 33–46.
Krull, E., & Mikser, R. (2010). Reflection Of Cross-Curricular Ideas In The Estonian Curricula Of General Education: An Historical Study. Trames: A Journal Of The Humanities & Social Sciences, 14(1).
Sarv, E.-S., & Rõuk, V. (2020). Estonian Curriculum: Becoming Independent. Pedagogy And Educational Sciences In The Post-Soviet Baltic States, 1990–2004: Changes And Challenges, 84–101.
Taba, H., & Spalding, W. B. (1962). Curriculum Development: Theory And Practice (Vol. 37). Harcourt, Brace & World New York.




