Diterbitkan 2025-08-28
Cara Mengutip
Abstrak
Abstract: Stunting is a long-term nutritional disorder that negatively impacts children's physical development. In Indonesia, stunting rates among toddlers remain alarming. The government responded by implementing a Supplementary Feeding (PMT) program, but its distribution is not always accurate. Therefore, a support system is needed in selecting PMT recipients for stunted toddlers. The purpose of this study was to design a recommendation system using the MFEP method for users to avoid errors in aid recipients. This research method used interviews with Posyandu (Integrated Service Post) officials and the community, and data collection methods were carried out through observation and interviews. The results showed that the application of the MFEP method can help community health centers (Puskesmas) in resolving the problem of inaccurate targeting of aid recipients, so that the results are more accurate and meet community expectations. The implementation of MFEP for PMT recipients for stunted toddlers at Posyandu with an accuracy value of more than 80% indicates that this method is working well.
Â
Keywords: toddler; MFEP method; aid recipient; stunting;
                   Â
Abstrak: Stunting merupakan gangguan gizi jangka panjang yang berdampak negatif terhadap perkembangan fisik anak. Di Indonesia, angka stunting pada balita masih memprihatinkan. Pemerintah merespons dengan menyelenggarakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) namun penyalurannya belum selalu tepat. sehingga dibutuhkan sistem penunjang dalam pemilihan penerima PMT balita stunting. Adapun tujuan peneltian ini untuk mendapatkan rancangan dan mengevaluasi sistem penunjang keputusan menggunakan metode MFEP kepada pengguna agar tidak ada kesalahan pada penerima bantuan. Metode penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada pihak posyandu dan masyarakat dan metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode MFEP dapat membantu puskesmas dalam menyelesaikan masalah ketidaktepatan sasaran penerima bantuan tersebut sehingga hasilnya lebih akurat dan sesuai harapan masyarakat. Implementasi MFEP pada penerima bantuan PMT Balita Stunting di posyandu dengan nilai ketepatan lebih dari 80 % menunjukan bahwa metode ini berjalan dengan baik.
Â
Kata kunci: balita;metode MFEP; penerima bantuan; stunting;
##plugins.themes.classic.displayStats.downloads##
Referensi
- Apriluana Gladys * dan Fikawati Sandra. (2018). Analisis Faktor-Faktor Risiko terhadap Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masarakat, Vol. 28 No, 247–256.
- May Purba Pangestu, S., Sari Wardani, A., & Najibulloh Muzaki, M. (2023). Optimisasi Pemilihan Penerima Program Pemberian Makanan Tambahan Balita Stunting dengan Sistem RekomendasiBerdasarkanMetode SAW. Agustus, 7, 2549–7952.
- Purba, E. M., Syafwan, H., & Christy, T. (2023). Spk Dalam Menentukan Produk Promo Menggunakan Metode Mfep Pada Toko Fuji Kisaran. JUTSI (Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi), 3(1), 43–48. https://doi.org/10.33330/jutsi.v3i1.2032
- Sari, P. N., Ramdhan, W., & Syahputra, A. K. (2023). Aplikasi Pendukung Keputusan dalam Mengukur Tingkat Kepuasan Pelayanan Publik menggunakan Metode MFEP. Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika, 7(1), 59–68. https://doi.org/10.29408/edumatic.v7i1.12448
- Wulansari, N. A., Mufizar, T., Hikmatyar, M., Informatika, P. T., Teknik, F., & Tasikmalaya, U. P. (2024). Implementasi ahp-topsis dalam pemilihan penerima bantuan program makanan tambahan bagi balita stunting 1,2,3. Jurnal Elektro & Informatika, 4(2), 18–27.
- Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita Di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74. https://doi.org/10.31596/jcu.v10i1.704