MANAJEMEN KEUANGAN PENDIDIKAN ERA DIGITAL: MENDORONG TRANSPARANSI DAN EFISIENSI OPTIMAL
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v8i4.5128Abstrak
ÂAbstract: This research aims to analyze the urgency and strategic role of digitalization in transforming educational financial management, particularly in achieving optimal transparency and efficiency. Employing a Systematic Literature Review (SLR) approach on publications and policies from 2015 to 2024, this study synthesizes findings regarding the impact of digital-based financial systems (such as ARKAS) on school budget governance. The SLR results indicate that digitalization serves as a vital strategic instrument. E-budgeting and real-time reporting systems significantly enhance transparency and accountability by providing a strong audit trail and reducing the scope for fund misuse. Furthermore, digitalization drives operational efficiency by cutting down administrative workload, allowing for the reallocation of resources to core learning activities, thus supporting education as a strategic investment. Digital systems also function as an instrument of equity through accurate, data-driven decision-making. In conclusion, financial management has shifted from a passive function to an active strategic function that causally affects educational outcomes. Long-term implementation success requires continuous investment in digital financial literacy training for human resources and the integration of financial systems with academic data.
Â
Keywords: Educational Financial Management, Digitalization, Transparency, Efficiency, Â Â
    School Governance.
Â
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi dan peran strategis digitalisasi dalam transformasi manajemen keuangan pendidikan, khususnya dalam mencapai transparansi dan efisiensi optimal. Menggunakan pendekatan Kajian Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap publikasi ilmiah dan kebijakan periode 2015-2024, penelitian ini mensintesis temuan mengenai dampak sistem keuangan berbasis digital (seperti ARKAS) terhadap tata kelola anggaran sekolah. Hasil SLR menunjukkan bahwa digitalisasi berfungsi sebagai instrumen strategis yang vital. Sistem e- budgeting dan real-time reporting secara signifikan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dengan menyediakan audit trail yang kuat dan mengurangi ruang gerak penyalahgunaan dana. Selain itu, digitalisasi mendorong efisiensi operasional melalui pengurangan beban kerja administratif, memungkinkan realokasi sumber daya ke aktivitas inti pembelajaran, dan secara efektif mendukung pendidikan sebagai investasi strategis. Digitalisasi juga berperan sebagai instrumen pemerataan melalui pengambilan keputusan berbasis data yang tepat sasaran. Disimpulkan, manajemen keuangan telah bergeser dari fungsi pasif menjadi fungsi strategis aktif yang secara kausal memengaruhi outcomependidikan. Keberhasilan implementasi jangka panjang memerlukan investasi berkelanjutan pada pelatihan literasi digital SDM dan integrasi sistem keuangan dengan data akademik.
Kata Kunci: Manajemen Keuangan Pendidikan, Digitalisasi, Transparansi, Efisiensi, Tata Kelola Sekolah.
Â
Kata kunci: Manajemen Keuangan Pendidikan; Digitalisasi; Transparansi, Efisiensi; Tata Kelola Sekolah.
Unduhan
Referensi
Darmi, T., & Purwanto, A. (2023). Digital Transformation and Efficiency in School Budget Management: A Comparative Study of ARKAS Implementation in Java and Sumatra. International Journal of Educational Finance and Policy, 15(2), 112–135.
Hadi, R. M. (2024). Peran Strategis Manajemen Keuangan dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Pendidikan Era Digital. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(1), 45–60.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2024). Laporan Evaluasi Implementasi Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) Tahun 2023. Jakarta: Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).
Kurniawan, B., & Wibowo, D. (2022). Analisis Dampak Implementasi E-Budgeting terhadap Transparansi Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 7(3), 201–218.
Nugroho, A. J., & Suryani, F. (2021). Data- Driven Decision Making in Educational Spending: The Contribution of Integrated Financial Information Systems. Journal of Public Sector Governance, 9(4), 310–325.
OECD. (2020). Digital Education Outlook 2020: Pushing the Frontiers. Organisation for Economic Co-operation and Development Publishing.
Prabowo Subianto. (2024). Visi dan Misi Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029(Dokumen Resmi). Jakarta.
Pramono, S. E., & Sari, M. A. (2023). Fostering Accountability through Digital Financial Reporting in Primary Schools. Paper presented at the International Conference on Educational Technology and Management (ICETM 2023), Jakarta, Indonesia. IOP Publishing.
Schultz, T. W. (1961). Investment in Human Capital. The University of Chicago Press.
Widodo, A. (2024). Tantangan Infrastruktur dan Literasi Digital dalam Implementasi Kebijakan E-Budgeting di Sekolah Daerah 3T. Jurnal Teknologi dan Kebijakan Publik, 8(1), 1–15.
World Bank. (2021). Digital Governance in Education: Best Practices for Financial Management. Washington, D.C.: World Bank Publications.




