Analysis The Effect Of Distance And Environmental Noise On The Performance Of A Handclap-Based Lighting Control System
DOI:
https://doi.org/10.54314/d431rt50Abstract
Abstract: The development of microcontroller technology is currently driving the creation of various innovations in automatic control systems to simplify daily activities, one of which is a smart lighting system. This study designs a clap-based lighting control system using an Arduino Uno microcontroller as the main controller, a sound sensor as an input detector, and a relay module as an electronic switch. The research method includes hardware design, software programming through the Arduino IDE, and system testing at various distance parameters and environmental conditions. Based on the test results, the system shows a fast and stable response at an optimal distance of 20–30 cm. However, the system's sensitivity decreases at a distance of 50 cm due to a response delay, and becomes inconsistent at a distance of 60 cm. In addition, it was found that the level of environmental noise significantly impacts the sensor's accuracy in distinguishing clapping sounds from background noise. This study proves that microcontroller implementation can be a practical solution in simple home automation, with the note that optimization of sound threshold settings is needed to overcome noise interference.
Keywords: arduino Uno; sound sensor; relay; light control; sensitivity analysis.
Abstrak: Perkembangan teknologi mikrokontroler saat ini mendorong terciptanya berbagai inovasi sistem kendali otomatis untuk mempermudah aktivitas sehari-hari, salah satunya adalah sistem pencahayaan pintar. Penelitian ini merancang sistem kendali lampu berbasis tepukan tangan dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai pengontrol utama, sensor suara sebagai pendeteksi input, dan modul relay sebagai sakelar elektronik. Metode penelitian mencakup tahap perancangan perangkat keras, pemrogaman perangkat lunak melalui Arduino IDE, serta pengujian sistem pada berbagai parameter jarak dan kondisi lingkungan. Berdasarkan hasil pengujian, sistem menunjukkan respon yang cepat dan stabil pada jarak optimal 20–30 cm. Namun, sensitivitas sistem menurun pada jarak 50 cm dengan adanya delay respon, dan menjadi tidak konsisten pada jarak 60 cm. Selain itu, ditemukan bahwa tingkat kebisingan lingkungan berdampak signifikan terhadap akurasi sensor dalam membedakan suara tepukan dengan suara latar. Penelitian ini membuktikan bahwa implementasi mikrokontroler dapat menjadi solusi praktis dalam otomasi rumah sederhana, dengan catatan diperlukannya optimasi pada pengaturan ambang batas suara untuk mengatasi gangguan kebisingan
Kata kunci: arduino uno; sensor suara; relay; kendali lampu; analisis sensitivitas.
References
Ambarita, E. R. (2019). Arduino Uno sebagai media pembelajaran mikrokontroler ATmega328P. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 12(2), 45–52.
Bolton, W. (2006). Mechatronics: Electronic Control Systems in Mechanical and Electrical Engineering (4th ed.). Pearson Education Limited.
Kadir, A. (2017). Pemrograman Arduino dan Sensor. Yogyakarta: Andi Publisher.
Mustar, M. Y. (2017). Perancangan sensor berbasis Arduino untuk sistem kendali sederhana. Jurnal Teknik Elektro dan Komputer, 4(2), 30–37.
Rohmanu, A. (2018). Implementasi Arduino IDE dalam pemrograman mikrokontroler. Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak, 5(1), 20–28.