KOMBINASI METODE BACKWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR MENDIAGNOSA PENYAKIT GANGGUAN ANSIETAS
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v6i3.1469Abstract
Gangguan kecemasan adalah salah satu gangguan yang paling umum dalam psikologi. Kecemasan adalah keadaan ketakutan dan kecemasan. Ini adalah respons yang tepat untuk sebuah ancaman, tetapi pada tingkat yang lebih tinggi dan ekstrem, itu bisa menjadi tidak normal (gangguan) dan mengganggu fungsi dan aktivitas sehari-hari. Beberapa orang masih mengabaikan gangguan kecemasan ini karena kurangnya informasi tentang mereka. Gangguan kecemasan memiliki berbagai gejala. Gejala kondisi ini dapat mempengaruhi orang yang terpengaruh secara mental dan fisik. Pengobatan dalam bentuk obat-obatan dan psikologi ini masih relatif terbatas dan kurang berkembang. Sistem pakar ini mendiagnosis gangguan kecemasan dengan menghitung jumlah skor gejala yang dialami. Sistem ini mengimplementasikan backward chaining untuk mencari basis pengetahuan. Penyakit yang diidentifikasi menggunakan metode backward chaining membantu pengguna jalan untuk menangani penyakit tersebut dengan benar. Untuk dapat mengantisipasi, mengoreksi secara psikologis, dan secara umum kembali ke tingkat gangguan kecemasan yang normal yang dialami seseorang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sistem pakar efektif dalam mendiagnosis gangguan kecemasan.Downloads
References
Aldo, D. (2020). Sistem Pakar Diagnosis Hama Dan Penyakit Bawang Merah Menggunakan Metode Dempster Shafer.https://doi.org/https://doi.or g/10.33322/petir.v11i1.1
Hidayat, T. (2018). Pengujian Sistem Informasi Pendaftaran dan Pembayaran Wisuda Online menggunakan Black Box Testing dengan Metode Equivalence Partitioning dan Boundary Value Analysis. https://doi.org/https://doi.org/10.33322/petir.v11i1.1
MD Irawan, A Widarma, YH Siregar, R. R. (2021). Penerapan Metode ForwardBackward Chaining pada Sistem Pakar Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Sapi. https://doi.org/https://doi.org/10.34010/jati.v11i1.3286
Hasibuan, N. A. (2017). SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT KAKI GAJAH MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR.
Rachman, A. (2018). SISTEM PAKAR ANALISA KERUSAKAN PADA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT INJECTION DENGAN METODE BACKWARD CHAINING.
Herliana, A. (2018). Penerapan Inferensi Backward Chaining Pada Sistem Diagnosa Awal Penyakit Tulang. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jka.v9i1S.1158
Wijayana, Y. (2019). SISTEM PAKAR KERUSAKAN HARDWARE KOMPUTER DENGAN METODE BACKWARD CHAINING BERBASIS WEB. https://doi.org/10.34010/KOMPUTIKA.V9I2.2884
Supiandi, A. (2018). Sistem Pakar Diagnosa Depresi Mahasiswa Akhir Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Mobile. https://doi.org/https://doi.org/10.37676/jmi.v13i1.435
Yanitasari, Y. (2017). SISTEM PAKAR GANGGUAN ANSIETAS PERPISAHAN MASA KANAK DAN REMAJA MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB. https://doi.org/https://doi.org/10.31294/ji.v5i1.2818
Zufria, I. (2013). Pemodelan Berbasis UML ( Unified Modeling Language ) dengan Strategi Teknik Orientasi Objek User Centered Design ( UCD ) dalam Sistem Administrasi Pendidikan Pemodelan Berbasis UML ( Unified Modeling Language ) dengan. Journal Sains & Teknologi, 1(1), 1–16.
Kinaswara, T. A. (2019). Rancang Bangun Aplikasi Inventaris Berbasis Website Pada
Riyadli, H., Arliyana, A., & Saputra, F. E. (2020). Rancang Bangun Sistem Informasi Keuangan Berbasis WEB. Jurnal Sains Komputer Dan Teknologi Informasi, 3(1), 98–103.https://doi.org/10.33084/jsakti.v3i1.1770
Nareza, dr. M. (2021a). bruxism. https://www.alodokter.com/bruxism
Azzahra, F. (2020). FARMAKOTERAPI GANGGUAN ANSIETAS DAN PENGARUH JENIS KELAMIN TERHADAP EFIKASI ANTIANSIETAS. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.36723/juri.v10i2.115
Fadel, A. (2018). APLIKASI SISTEM PAKAR PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA (PIK-R) DI SMAN 2 DUMAI DENGAN METODE BACKWARD CHAINING MENGGUNAKAN BAHASA PEMOGRAMAN PHP.




