ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA USAHA PABRIK TEMPE DAN TAHU BUANA DI SE’PON KECAMATAN MAKALE KABUPATEN TANA TORAJA
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v9i4.6953Keywords:
cost of goods manufactured, full costing, production costs, tofu, tempehAbstract
This study aims to determine the calculation of the cost of goods manufactured (COGS) using the full costing method at the Buana Tofu and Tempeh Factory in Se'pon, Makale District, Tana Toraja Regency. The research method used was descriptive with a quantitative approach. Data were obtained through observation, interviews, and documentation related to production costs, including raw material costs, direct labor costs, and fixed and variable factory overhead costs. The results showed that the total production cost of tofu for one year was Rp466,483,000 with a production volume of 1,050,500 pieces, while the total production cost of tempeh was Rp290,217,000 with a production volume of 98,550 packages. Based on calculations using the full costing method, the unit cost of production for tofu was Rp444 per piece and for tempeh was Rp2,945 per package. This calculation demonstrates that the full costing method provides more accurate production cost information because it comprehensively considers all cost components. By accurately knowing the COGS, businesses can determine appropriate selling prices to achieve optimal profits and assist in managerial decision-making and production cost control.
Downloads
References
Ananto, A. (2018). Daya tarik wisata dan pengembangannya. Jurnal Pariwisata Indonesia, 5(2), 45–57.
Damayanty, D. N., & Riharjo, I. B. (2020). Mekanisme pertanggungjawaban pengelolaan keuangan objek wana wisata Coban Parang Tejo Malang. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), 77–86.
Elvariyani. (2021). Pengelolaan keuangan objek wisata Ammani (Tinjauan manajemen keuangan syariah) [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Parepare].
Firanti, F. (2024). Analisis pengelolaan keuangan objek wisata Danau Panjang di Desa Istana Kecamatan Sandai [Skripsi, Universitas OSO].
Handoko, T. H. (2011). Manajemen (2nd ed.). BPFE.
Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2017). Cornerstones of cost management (4th ed.). Cengage Learning.
Harahap, M. D. N., Albani, M. S., & Hasibuan, N. F. A. (2024). Analisis pengelolaan keuangan pada industri pariwisata di Sumatera Utara. MASMAN: Master Manajemen, 2(4), 52–70. https://doi.org/10.59603/masman.v2i
Hardinanto, A., & Srimindarti, C. (2021). Analisis akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan BUMDes dalam pengoperasian unit wisata desa. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia, 4(2), 115–128.
Horngren, C. T., Datar, S. M., & Rajan, M. V. (2018). Cost accounting: A managerial emphasis (16th ed.). Pearson.
Mulyadi. (2018). Akuntansi biaya (5th ed.). UPP STIM YKPN.
Mustangin, M., & Rani, M. (2020). Evaluasi pengelolaan keuangan pada pengelola wisata alam. Jurnal Manajemen Keuangan Daerah, 3(2), 113–127.
Prakoso, A. (2015). Pembangunan pariwisata Indonesia dalam perspektif multidimensi. Bumi Aksara.
Puspawijaya, A., & Nuritha, F. (2019). Analisis tahapan pengelolaan keuangan pada organisasi pariwisata. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 10(2), 101–109.
Raharjo, S., & Fitriani, A. (2022). Dualisme pencatatan keuangan (manual dan digital) pada lembaga keuangan mikro desa: Tantangan tata kelola era transisi. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 18(2), 201–214.
Sadisaputro, G., & Anggarini, Y. (2021). Anggaran bisnis: Analisis, perencanaan, dan pengendalian laba (2nd ed.). UPP STIM YKPN.
Sari, I. P., & Setiawan, H. (2021). Pengaruh siklus kunjungan wisatawan musiman terhadap stabilitas pendapatan dan pengeluaran pemeliharaan fasilitas wisata alam. Jurnal Manajemen Kepariwisataan, 15(1), 33–46.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supriyono, R. A. (2018). Akuntansi biaya: Pengumpulan biaya dan penentuan harga pokok (2nd ed.). BPFE.
Talan, M. (2022). Manajemen keuangan pada industri pariwisata: Analisis efisiensi pengelolaan dana. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 3(1), 40–55.
Terry, G. R. (2012). Prinsip-prinsip manajemen. Bumi Aksara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. (2004). Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Utami, T. B., & Wijaya, A. (2023). Analisis kendala administrasi pelaporan keuangan unit usaha mikro desa: Masalah disiplin waktu dan dokumen transaksi. Jurnal Tata Kelola Akuntansi, 8(2), 112–125.
Wulandari, S., & Saputra, M. Y. (2021). Peran pemerintah desa dalam pengawasan dan evaluasi kinerja keuangan Badan Usaha Milik Desa. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan Desa, 7(3), 198–202.
Zebula, R. (2016). Potensi pariwisata dalam pengembangan ekonomi daerah. Jurnal Pembangunan Daerah, 4(2), 67–76.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jein, Helba Rundupadang, Mey E. Limbongan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









