FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HARAPAN SEHATI TAHUN 2025

Authors

  • Fitri Handayani Universitas Bhakti Pertiwi Indonesia, Indonesia Author
  • Ahmad Pin Maulana Universitas Bhakti Pertiwi Indonesia, Indonesia Author
  • Novy Emnawati Universitas Bhakti Pertiwi Indonesia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v9i4.6967

Keywords:

keselamatan pasien, karakteristik perawat, penerapan sasaran keselamatan pasien

Abstract

Keselamatan pasien merupakan isu global dan prioritas utama dalam pelayanan rumah sakit untuk meningkatkan mutu serta citra institusi. Insiden keselamatan pasien yang masih terjadi di Rumah Sakit Harapan Sehati menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan keselamatan pasien oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik perawat (usia, jenis kelamin, pendidikan, lama kerja, dan pelatihan) dengan penerapan sasaran keselamatan pasien pada perawat rawat inap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana di lima ruang rawat inap Rumah Sakit Harapan Sehati yang berjumlah 43 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas perawat berusia 22–30 tahun (81,4%), berjenis kelamin perempuan (88,4%), berpendidikan D-III (81,4%), dan memiliki masa kerja 1–5 tahun (48,8%). Penerapan keselamatan pasien oleh perawat mayoritas berada pada kategori baik (48,8%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan keselamatan pasien dengan usia (p=0,009), jenis kelamin (p=0,006), pendidikan (p=0,006), lama kerja (p=0,014), dan pelatihan (p=0,001). Dapat disimpulkan bahwa karakteristik perawat berhubungan secara signifikan dengan penerapan sasaran keselamatan pasien. Rumah sakit disarankan untuk meningkatkan program pelatihan keselamatan pasien secara berkala bagi seluruh perawat, khususnya perawat dengan masa kerja dan usia yang lebih muda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriliani, D., & Ernawati, A. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit: Literatur review. Jurnal Kesehatan, 1-6.

Biresaw, H., Asfaw, N., & Zewdu, F. (2020). Knowledge and attitude of nurses towards patient safety and its associated factors. International Journal of Africa Nursing Sciences, 13, 100229. https://doi.org/10.1016/j.ijans.2020.100229

Destiani, J. (2021). Pelaksanaan sasaran keselamatan pasien (patient safety goals) di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara tahun 2019. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Fadilah, C. (2019). Hubungan budaya keselamatan pasien dengan pelaksanaan pelayanan keselamatan pasien di instalasi rawat inap Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara tahun 2019. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Fatwanur, Z. (2019). Pengaruh dari kebijakan keselamatan dengan penerapan 7 langkah menuju keselamatan pasien. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Laporan Insiden Keselamatan Pasien Nasional Tahun 2015-2019. Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniadi, A. (2013). Manajemen keperawatan dan prospektifnya: Teori, konsep, dan aplikasi. Jakarta: Badan Penerbit FKUI.

Mappanganro, A. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat menerapkan patient safety goals di Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar. Tesis. Universitas Hasanuddin.

Mudayana, A. A., & Juniarti, N. H. (2018). Penerapan standar keselamatan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, 11(2), 93-108.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2014). Manajemen keperawatan: Aplikasi dalam praktik keperawatan profesional (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Reason, J. (1997). Managing the risks of organizational accidents. Aldershot: Ashgate.

Silvia, S. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan perawat dalam promosi dan evaluasi penerapan budaya keselamatan pasien. Jurnal Ilmu Keperawatan, 1-9.

Triwibowo, C. (2013). Manajemen pelayanan keperawatan di rumah sakit. Jakarta: Trans Info Media.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan.

V., Hutabarat, E., & S., N. (2020). Modifikasi asesmen early warning system upaya peningkatan penerapan keselamatan pasien. Jurnal Keperawatan.

Wianti, R., dkk. (2021). Hubungan tingkat pendidikan dengan kinerja perawat dalam penerapan keselamatan pasien. Jurnal Ilmu Kesehatan.

World Health Organization. (2011). Panduan kurikulum keselamatan pasien edisi multi profesional (A. Iriviranty, Terjemahan). Jakarta: Lembaga Kesehatan Budi Kemuliaan.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HARAPAN SEHATI TAHUN 2025. (2026). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 9(4), 6086 – 6091. https://doi.org/10.54314/jssr.v9i4.6967