REKONSTRUKSI PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PEJABAT PEMERINTAHAN DAN PELAKU USAHA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI, PERDATA, DAN PIDANA
DOI:
https://doi.org/10.54314/yrn1af07Keywords:
pertanggungjawaban pidana, pejabat negara, pelaku usahaAbstract
Abstract: This study aims to analyse the framework of legal liability for government officials and business operators from the perspectives of administrative, civil and criminal law; to identify the factors causing disharmony and overlap in legal liability; and to formulate a reconstruction model that ensures legal certainty, justice and proportionality. The research employs a normative legal method using legislative, conceptual, case-based and comparative legal approaches. Data were collected through a literature review of primary, secondary and tertiary legal sources, and subsequently analysed qualitatively through legal interpretation, the harmonisation of legal norms, and descriptive and prescriptive analysis. The targeted outcome of the research is a model for the reconstruction of legal liability based on the principle of ultimum remedium, the General Principles of Good Governance (AUPB), and the Business Judgement Rule. This model is expected to clarify the boundaries of administrative, civil and criminal liability, prevent the criminalisation of policies and business decisions made in good faith, whilst still ensuring accountability for the abuse of authority and unlawful acts. This study concludes that the harmonisation of legal norms and the application of the principle of proportional liability are necessary to realise a system of law enforcement that is fair, accountable, and provides legal certainty for government officials and business operators.
Keywords: Criminal liability; Public officials; Business operators.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pertanggungjawaban hukum pejabat pemerintahan dan pelaku usaha dalam perspektif hukum administrasi, perdata, dan pidana, mengidentifikasi faktor penyebab disharmonisasi dan tumpang tindih pertanggungjawaban hukum, serta merumuskan model rekonstruksi yang menjamin kepastian hukum, keadilan, dan proporsionalitas. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan perbandingan hukum. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui interpretasi hukum, sinkronisasi norma, serta analisis deskriptif dan preskriptif. Hasil penelitian yang ditargetkan berupa model rekonstruksi pertanggungjawaban hukum berbasis prinsip ultimum remedium, Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB), dan Business Judgment Rule. Model ini diharapkan mampu memperjelas batas pertanggungjawaban administratif, perdata, dan pidana, mencegah kriminalisasi kebijakan serta keputusan bisnis yang dilakukan dengan itikad baik, dan tetap menjamin akuntabilitas atas penyalahgunaan wewenang maupun perbuatan melawan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi norma dan penerapan prinsip pertanggungjawaban secara proporsional diperlukan untuk mewujudkan sistem penegakan hukum yang adil, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum bagi pejabat pemerintahan dan pelaku usaha.
Kata kunci: Pertanggungjawaban pidana; Pejabat negara; Pelaku Usaha.
Downloads
References
Alfiansyah, M., Nugroho, A., & Rahman, F. (2025). Harmonisasi Pertanggungjawaban Hukum Administrasi dan Pidana dalam Penyelenggaraan Pemerintahan. Jurnal Rechtsvinding, 14(1).
Asshiddiqie, Jimly. (2022). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Jakarta: Rajawali Pers.
Atmosudirdjo, Prajudi. (2021). Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Baihaki, M. (2023). Kriminalisasi Kebijakan Pemerintah dalam Perspektif Hukum Pidana dan Administrasi. Jurnal Yudisial, 16(2).
Black, Henry Campbell. (2020). Black’s Law Dictionary. St. Paul: West Publishing.
Diniyanto, A. (2022). Penyalahgunaan Wewenang dan Pertanggungjawaban Pejabat Pemerintahan dalam Perspektif UU Administrasi Pemerintahan. Jurnal Konstitusi, 19(3).
Bulfone, F., Ergen, T., & Kalaitzake, M. (2023). No strings attached: Corporate welfare, state intervention, and the issue of conditionality. Competition & Change, 27(2), 253–276.
Fuadi, Munir. (2021). Perbuatan Melawan Hukum Pendekatan Kontemporer. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Fuady, Munir. (2022). Teori Negara Hukum Modern (Rechtstaat). Bandung: Refika Aditama.
Guslan, M. (2018). Ultimum Remedium dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 25(4).
Hadjon, Philipus M. (2021). Perlindungan Hukum bagi Rakyat di Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.
Hamzah, Andi. (2023). Asas-Asas Hukum Pidana Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Harahap, Yahya. (2022). Segi-Segi Hukum Perjanjian. Jakarta: Sinar Grafika.
Husnul Khairiyyah, Lina, & Sugiyono, Heru. (2025). Business Judgment Rule sebagai Perlindungan Hukum Direksi dalam Pengambilan Keputusan Bisnis. Jurnal Legislasi Indonesia, 22(1).
Hutchcroft, P. D., Aspinall, E., Weiss, M. L., & Hicken. (2024). The politics of government–business relations in urban Southeast Asia: Introduction and overview. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 43(2), 155–176.
Irawan, Chandra Noviardy, dkk. (2024). Business Judgement Rule and Criminal Acts of Corruption That Harm the Finances of the Indonesian State. Journal of Law and Sustainable Development, 12(4).
Ilham, M. (2019). Kepastian Hukum dalam Hubungan Pemerintah dan Pelaku Usaha pada Era Investasi Modern. Jurnal Rechtsidee, 7(2).
Indroharto. (2020). Usaha Memahami Undang-Undang tentang Peradilan Tata Usaha Negara. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Kelsen, Hans. (2021). General Theory of Law and State. New Jersey: Transaction Publishers.
Khairandy, Ridwan. (2023). Hukum Kontrak Indonesia dalam Perspektif Perbandingan. Yogyakarta: FH UII Press.
Lotulung, Paulus Effendi. (2020). Hukum Tata Usaha Negara dan Kekuasaan. Jakarta: Salemba Humanika.
Maksum, Umar. (2025). Synergy of Administrative Law and Criminal Law as a Strategy for Harmonizing Law Enforcement Against Corruption in Government Procurement of Goods and Services. International Journal of Criminology and Sociology, 14(1).
Manan, Bagir. (2022). Pertanggungjawaban dalam Hukum Publik. Bandung: Alumni.
Marzuki, Peter Mahmud. (2021). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fauzan Ghafur, Yessi Kurnia A. Manik, Rika Githamala Ginting (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









