MODAL SOSIAL SEBAGAI PENDUKUNG PROSES INTEGRASI SOSIAL MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI DESA SURO BALI KECAMATAN UJAN MAS KABUPATEN KEPAHIANG
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v8i3.3459Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Modal Sosial Sebagai Pendukung Proses Integrasi Sosial Masyarakat Multikultural di Desa Suro Bali Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Kuatnya peran modal sosial melalui kepercayaan, nilai dan norma sosial serta jaringan ini tentu sangat penting dalam berkembangnya hubungan sosial untuk proses penyesuaian dan penyatuan unsur kebudayaan berbeda masyarakat multikultural, sehingga terciptanya kehidupan masyarakat harmonis. Metode penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif, informan pada penelitian terdiri dari perangkat desa, masyarakat desa, sesepuh/tokoh masyarakat dan tokoh agama. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa social bounding (perekat sosial), social bridging (jembatan sosial), dan social linking (hubungan/jaringan sosial) merupakan aspek modal sosial untuk mendukung proses integrasi sosial di Desa Suro Bali agar terjalannya nilai dan norma sosial secara konsisten, membangun kekuatan atas kelemahan dengan memperkaya kepercayaan serta terjalinnya jaringan dan relasi sehingga terciptanya kesepakatan disetiap masyarakatnya. Adanya proses integrasi sosial atau penyatuan dan penyesuaian unsur berbeda diantara masyarakat multikultural dan didukung oleh modal sosial membuat desa ini memiliki masyarakat yang saling menjaga, melindungi, menghargai dan menghormati serta memiliki rasa toleransi tinggi antara satu dengan lainnya, membuat proses penyatuan dan penyesuaian unsur ini berjalan dengan baik tanpa adanya paksaan dari pihak manapunDownloads
References
Abidin, Y. Z., & Saebani, B. A. (2014). Pengantar Sosial Budaya di Indonesia. Pustaka Setia.
Bahrianoor, B. (2020). Modal Sosial dan Strategi Keberlangsungan Hidup Masyarakat Dayak Ngaju (Studi Kasus Pada Masyarakat Dayak Ngaju Desa Manusup di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah). Pencerah Publik, 7(2), 1–10. https://doi.org/10.33084/pencerah.v7i2.1748
Baidhawy, Z. (2005). Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Erlangga.
Bengkulu Interaktif. (2019). Indahnya Keberagaman Agama dan Suku yang Menyatukan Indonesia. Bengkulu Interaktif. https://www.bengkuluinteraktif.com/indahnya-keberagaman-agama-dan-suku-yang-menyatukan-indonesia/
Damle, Y. B. (1979). Obituary: A Tribute To Talcott Parsons. Sociological Bulletin, 28(1), 131–135. https://www.asanet.org/talcott-parsons/
Dimalia, B. (2011). Modal Sosial, Definisi, Dimensi Dan Tipologi. Scrib. https://www.scribd.com/doc/62161204/Modal-Sosial-Definisi-Dimensi-Dan-Tipologi
K., Abd. H., & Mahyuddin, M. (2019). Modal Sosial dan Integrasi Sosial: Asimilasi dan Akulturasi Budaya Masyarakat Multikultural di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan, 12(2), 111–122. https://doi.org/10.35905/kur.v12i2.1104
Mardawani. (2020). Praktis Penelitian Kualitatif. Budi Utama.
Mualif. (2023). Pengertian Integrasi Sosial Menurut Para Ahli. Universitas Islam An Nur Lampung. https://an-nur.ac.id/blog/pengertian-integrasi-sosial-menurut-para-ahli.html
Nurhayati, E., Darusman, Y., & Hilman, I. (2021). Integrasi Sosial Masyarakat Mutikultural di Kampung Nusantara. Geoducation, 2(1). http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/geoducation
Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2009). Teori Sosiologi (Nurhadi, Trans.). Kreasi Wacana.
Rustanto, B. (2015). Masyarakat Multikultur di Indonesia. Remaja Rosdakarya.
Theresia, A. (2015). Pembangunan Berbasis Masyarakat. Alfabeta.
Umam. (2021). Pengertian Integrasi Sosial: Syarat, Bentuk, dan Faktor Pengaruhnya. Gramedia. https://www.gramedia.com/literasi/integrasi-sosial/
Umikalsum, A., & Fauzan. (2019). Integrasi Sosial Dalam Membangun Keharmonisan Masyarakat. JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues, 2(1). http://dx.doi.org/10.24042/jw.v2i1.2841
Usman, S. (2018). Modal Sosial. Pustaka Pelajar.
Waluya, B. (2007). Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat. Setia Purna Inves.
Woolcock, M., & Narayan, D. (2000). Social Capital: Implications for Development Theory, Research, and Policy. The World Bank Research Observer, 15(2). https://doi.org/10.1093/wbro/15.2.225
Yunilisiah, & Aks, D. A. (2023). Strategic Planning Based On Social Capital In Social Rehabilitation Services To Victims Of Drug Abuse (Study At Non-Government Institutions Pesona Kota Bengkulu). Russian Law Journal, 11(3). https://russianlawjournal.org/index.php/journal/article/view/2260
Yunilisiah, Y., Bangsu, T., & Afrita, D. (2023). Social Capital as a Strategy to Sustain Women’s Functionality in TNKS Pal Delapan Forest Suburbs Rejang Lebong Regency. Journal of Social Science, 4(2), 547–554. https://doi.org/10.46799/jss.v4i2.553




