KAJIAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) KARBON MONOKSIDA (CO) TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA PADANG

Penulis

  • Ridia Wahyu Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat
  • Sanny Edinov Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat
  • Mistia Sari Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat
  • Dertha Mukhtar Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v8i4.4194

Abstrak

Abstract: This study aims to examine the Carbon Monoxide (CO) Air Pollutant Standard Index (ISPU) and its impact on public health in Padang City. With the increasing number of motorized vehicles and industrial activity, air quality in Padang City has declined, potentially endangering public health. The CO ISPU data was obtained from the Air Quality Monitoring System (AQMS) installed in Padang City during 2024. The results showed that the average CO concentration was in the "Good" category (0-50 ppm) from January to November, with December recording an increase to 54 ppm, which falls into the "Moderate" category (51-100 ppm). Although air quality was generally considered good, community interviews revealed mild health symptoms such as fever, cough, headache, and nausea, which may be related to exposure to CO and other pollutants. This study concluded that although the CO ISPU indicates relatively safe air quality, mild health impacts are still felt by the community, especially vulnerable groups. Therefore, it is recommended that the government increase air quality monitoring and outreach regarding the impacts of air pollution to protect public health.

 

Keyword: Air Pollutant Standard Index, Carbon Monoxide, Air Quality, Public Health, Padang City.

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Karbon Monoksida (CO) dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di Kota Padang. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan aktivitas industri, kualitas udara di Kota Padang mengalami penurunan, yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Data ISPU CO diperoleh dari alat Air Quality Monitoring System (AQMS) yang terpasang di Kota Padang selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi CO berada dalam kategori "Baik" (0-50 ppm) dari bulan Januari hingga November, dengan bulan Desember mencatatkan peningkatan menjadi 54 ppm, yang masuk dalam kategori "Sedang" (51-100 ppm). Meskipun kualitas udara secara umum tergolong baik, wawancara dengan masyarakat mengungkapkan adanya gejala kesehatan ringan seperti demam, batuk, sakit kepala, dan mual, yang mungkin terkait dengan paparan CO dan polutan lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ISPU CO menunjukkan kualitas udara yang relatif aman, dampak kesehatan ringan masih dirasakan oleh masyarakat, terutama pada kelompok rentan. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah meningkatkan pemantauan kualitas udara dan sosialisasi mengenai dampak polusi udara untuk melindungi kesehatan masyarakat.

 

Kata kunci: Indeks Standar Pencemar Udara, Karbon Monoksida, Kualitas Udara, Kesehatan Masyarakat, Kota Padang.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Farli, R. (2011). Alat Pendeteksi Polusi Udara dari Gas Karbon Monoksida (CO) pada Ruangan Berbasis Mikrokontroler AT89S51. https://eprints.upnjatim.ac.id/1396/1/file1.pdf

Keresztes, R., & Rápó, E. (2017). Statistical analysis of air pollution with specific regard to factor analysis in the Ciuc basin, Romania. Studia Universitatis Babes-Bolyai Chemia, 62(3), 283–292. https://doi.org/10.24193/subbchem.2017.3.24

Damara, D. Y. . dkk. (2017). Analisis Dampak Kualitas Udara Karbon Monoksida (CO) di Sekitar Jl. Pemuda Akibat Adanya Car Free Day Menggunakan Program Caline4 dan Surfer (Studi Kasus: Kota Semarang). Jurnal Teknik Lingkungan, 6(1). https://media.neliti.com/media/publications/192188-ID-analisis-dampak-kualitas-udara-karbon-mo.pdf

Sumbar, B. (2015). Status Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat. http://dlh.sumbarprov.go.id/web

Hardiyan, I. A., & Zulistyawan, K. A. (2023). Identifikasi Konsentrasi CO, CO2, NO2, SO2, dan PM10 yang Terukur di Stasiun GAW Bukit Kototabang Selama Mudik Lebaran Tahun 2019-2023. Megasains, 14(2), 39–47.

Admin Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. (2017). Gubernur Sumbar Resmikan Penggunaan Alat Pemantau Kualitas Udara- AQMS. http://dlh.sumbarprov.go.id/details/news/648

Marwadi, A., & Edinov, S. (2024). Analysis of Air Pollution Levels in Lubuk Begalung Sub-District Padang. Science and Environmental Journal for Postgraduate, 6(2), 318-330. https://doi.org/10.24036/senjop.v6i2.256

Diterbitkan

2025-11-30

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

KAJIAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) KARBON MONOKSIDA (CO) TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA PADANG. (2025). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 8(4), 5173-5178. https://doi.org/10.54314/jssr.v8i4.4194