ANALISIS KADAR UNSUR HARA PADA KOMPOS DARI BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata) DENGAN AKTIVATOR EM4 DAN AIR CUCIAN BERAS”

Penulis

  • Rifqi Alfarestu Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat
  • Leila Muhelni Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat
  • Hendra Anwar
  • Hendra Anwar Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v8i3.4197

Abstrak

Abstract: Kepok banana (Musa acuminata) stem waste was mixed with rice bran to make compost, aiming to return organic matter to the soil and increase fertility. This study examined the effectiveness of EM4 activator and rice washing water in composting banana stem waste. There were four treatments: banana stem, bran (BD), banana stem, bran, rice washing water (BDA), banana stem, bran, EM4 (BDE), and banana stem, bran, EM4 and rice washing water (BDAE). The results showed that the addition of EM4 and rice washing water increased the composting speed within 30 days, using a C/N ratio reaching 20.76%, according to SNI standards. The nutrient content of the compost also met SNI 19-7030-2004 standards, using analysis providing levels of Nitrogen, Phosphorus, Potassium, organic C, and water content suitable for use. This study recommends further development to produce Liquid Organic Fertilizer (POC).

 

Keyword:  Analysis of Nutrient Content in Compost from Kepok Banana Stems (Musa

                acuminata) with EM4 Activator and Rice Washing Water.

 

Abstrak: Limbah batang pisang kepok (Musa acuminata) dicampur memakai dedak untuk dibuat kompos, bertujuan mengembalikan bahan organik ke tanah serta menaikkan kesuburan. Penelitian ini melihat efektivitas aktivator EM4 serta air cucian beras dalam pengomposan limbah batang pisang. Terdapat empat perlakuan: batang pisang, Dedak (BD), batang pisang, Dedak, Air cucian beras (BDA), batang pisang, Dedak, EM4 (BDE), dan  batang pisang, Dedak, EM4 dan   Air cucian beras (BDAE). Akibat menyampaikan bahwa penambahan EM4 dan  air cucian beras meningkatkan kecepatan pengomposan pada waktu 30 hari, memakai rasio C/N mencapai 20,76%, sesuai standar SNI. Kandungan hara pada kompos juga memenuhi standar SNI 19-7030-2004, memakai analisis membagikan kadar Nitrogen, Fosfor, Kalium, C organik, dan  kadar air yang layak digunakan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut buat menghasilkan Pupuk Organik Cair (POC).

 

Kata kunci:  Analisis Kadar Unsur Hara Pada Kompos Dari Batang Pisang Kepok (Musa

                     acuminata) Dengan Ativator EM4 Dan Air Cucian Beras.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Amalia, D., & Widiyaningrum, P. (2016). Penggunaan EM4 dan Mol Limbah Tomat Sebagai Bioaktivator Pada Pembuatan Kompos. Life Science, 5(1), 18– 24.

Amelia Putri 2022 Universitas Bandar Lampung Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Pupuk Menuju Ekonomi Sirkular (UMKM OLAHAN PISANG DI INDONESIA)

Agamuthu, P. & Fauziah, S.H. (2007) Recent issues in solid waste management in Malaysia: the Solid Waste Bill, 2007. In Proceedings of the3rd Expert Meeting on Solid Waste Management in Asia and PacificIslands (7–9 November 2007), Okayama, Japan. Pp S 1.3.1–S 1.3.6.Published by the Society of Solid Waste Management Experts inAsia and the Pacific Islands (SWAP1), Japan

Eka Ernawati, (2016). Pengaruh Pemberian Kompos Batang Pisang Kepok (Musa Acuminata balbissiana Colla) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanun melongena L) dan Sumbangsihnya Pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan DI SMA/MA KELAS XII .

Fadlilla, T., Budiastuti, Mt. S., & Rosariastuti, M. R. (2023). Potential of Fruit and Vegetable Waste as Ecoenzyme Fertilizer for Plants. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(4),21912200.https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i4.3 010

Hamdi Agus Pramesyo. (2022). Aplikasi Kompos Batang Pisang Dan NPK 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Setra Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.

Hoitink, Harry A.J (2008). Control of the Composting Process: Product Quality. dari The Ohio State University. www.annualreviews.org/doi/pdf/10.11

Islam, F., Nurita, Akbar, F., & Mubarak, F. (2023). Efektifitas Komposter Takaruka Dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organuik. Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia, 4(01),

Luo, W dan Chen, T.B. (2007). Effect of moisture adjustments on vertical temperature distribution during forced-aeration static-pile composting of sewage sludge. Science Direct.

Nasrul, (2009)* terkait dengan manajemen pelayanan rumah sakit,

Pattnaik, S. and M.V. Reddy. 2010. Nutrient Status of Vermicompost of Urban Geen Waste Processed by Three Earthworm Species Eisenia foetida, Eudrilus eugeniae, and Perionyx excavates. Applied and Enviromental Soil Science.Volume 2010. Article ID 967526. 13 pages.

Rahmadanti, M., Diani, N., & Agianto. (2020). Motivasi dan Self Management Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Dunia Keperawatan,

Siti Mulyani, (1994) memiliki daftar pustaka yang mencakup berbagai penelitian terkait mikrobiologi dan farmasi.

Suehara, Ken-Ichoro et al.,(1999). Rapid Measurement and Control of the Moisture Content of Compost Using Near-Infrared Spectroscopy. Science Direct.

Supadma, A.A., Arthagama, Dewa, M., Uji Formulasi Kualitas Pupuk Kompos Yang Bersumber Dari Sampah Organik Dengan Penambahan Limbah Ternak Ayam, Sapi, Babi Dan Tanaman Pahitan, Jurnal Bumi Lestari,

Siti Mulyani, (1994) memiliki daftar pustaka yang mencakup berbagai penelitian terkait mikrobiologi dan farmasi.

Wilandri, M. (2021). Pengaruh Jumlah Pertumbuhan Mikroba Padaa Proses Pembuatan Kompos Dengan Brbagai Aktivator Pada Sampah Ogganik Sisa Sayuran Rumah Tangga

Diterbitkan

2025-08-28

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

ANALISIS KADAR UNSUR HARA PADA KOMPOS DARI BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata) DENGAN AKTIVATOR EM4 DAN AIR CUCIAN BERAS”. (2025). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 8(3), 4702-4710. https://doi.org/10.54314/jssr.v8i3.4197