PERAN PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA TERHADAP WARTAWAN STUDI KASUS DI WILAYAH DKI JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v9i1.5863Abstract
Abstract: The high number of cases of violence, criminalization, and impunity demonstrates the weak legal protection for journalists. On the other hand, the emergence of unprofessional journalists and media has exacerbated the situation by triggering professional abuse and legal conflicts. The Indonesian Journalists Association (PWI) strives to provide protection through legal assistance, mediation with the Press Council, and ethical guidance, but structural and regulatory challenges have made the effectiveness of protection less than optimal. This condition emphasizes the need for regulatory harmonization, strengthening the role of PWI, and increasing the understanding of officials so that press freedom and journalist security are truly guaranteed. The research method used is normative legal research supported by empirical data. The normative-empirical legal research method examines how people apply normative legal rules (statutes) in their actions in each specific legal event in a society. Legal protection for journalists in DKI Jakarta already has a strong basis through the Press Law, but has not been implemented effectively due to overlaps with the Criminal Code and the ITE Law which trigger the criminalization of journalists. The Indonesian Journalists Association (PWI)'s efforts through advocacy, code of ethics dissemination, and cross-sector collaboration have helped improve protection, but their reach remains limited. Internal barriers within the organization and a lack of understanding among law enforcement officials regarding the application of the Press Law as lex specialis are key factors weakening its effectiveness. Therefore, regulatory harmonization and increased commitment by law enforcement officials are needed to ensure journalists receive legal certainty when carrying out their duties. Keywords: PWI (Indonesian Journalists Association), Journalist Protection, Press Criminalization Abstrak: Tingginya kasus kekerasan, kriminalisasi, dan impunitas memperlihatkan lemahnya perlindungan hukum bagi wartawan. Di sisi lain, munculnya oknum wartawan dan media tidak profesional turut memperburuk situasi karena memicu penyalahgunaan profesi dan konflik hukum. PWI berupaya memberikan perlindungan melalui pendampingan hukum, mediasi dengan Dewan Pers, dan pembinaan etik, namun tantangan struktural dan regulatif membuat efektivitas perlindungan belum optimal. Kondisi ini menegaskan perlunya harmonisasi regulasi, penguatan peran PWI, serta peningkatan pemahaman aparat agar kebebasan pers dan keamanan wartawan benar-benar terjamin. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang didukung data empiris. Metode penelitian hukum normatif-empiris yang melihat bagaimana orang menerapkan aturan-aturan hukum normatif (undang-undang) dalam aksinya pada setiap peristiwa hukum tertentu dalam suatu masyarakat Perlindungan hukum bagi wartawan di DKI Jakarta sudah memiliki dasar yang kuat melalui UU Pers, tetapi belum berjalan efektif karena tumpang tindih dengan KUHP dan UU ITE yang memicu kriminalisasi wartawan. Upaya PWI melalui advokasi, sosialisasi kode etik, dan kerja sama lintas sektor sudah membantu meningkatkan perlindungan, namun jangkauannya masih terbatas. Hambatan internal dalam organisasi serta rendahnya pemahaman aparat penegak hukum mengenai penerapan UU Pers sebagai lex specialis menjadi faktor utama yang melemahkan efektivitas perlindungan. Karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi dan peningkatan komitmen aparat agar wartawan memperoleh kepastian hukum saat menjalankan tugasnya. Kata kunci: PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Perlindungan Wartawan, Kriminalisasi PersDownloads
References
Andreas Harsono, (2020), Kebebasan Pers di Indonesia: Antara Ideal dan Realitas, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia,
ayan Sopyan, Analisis Yuridis Penggunaan UU ITE terhadap Produk Jurnalistik, Jurnal Hukum dan Media, Vol. 5, No. 1, 2021,
Hadibah Z Wadjo, (2011), Pencemaran Nama Baik, Jurnal Sasi, Volume 17, Nomor 2, hlm 55.
Hendra Laksana, “Peran Organisasi Profesi Wartawan dalam Perlindungan Hukum terhadap Anggotanyaâ€, Jurnal Ilmu Komunikasi dan Hukum, Vol. 7, No. 1, 2023, hlm. 59
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Perlindungan Wartawan, Jakarta: PWI Pusat, 2021
The Jakarta Post, Violence Against Journalists Hits All-Time High in 2020: AJI, 29 Desember 2020, https://www.thejakartapost.com/news/2020/12/29/violence-against-journalists-hits-all-time-high-in-2020-aji.htmlIndoleft, 22 Cases of Violence Against Journalists in 2025: AJI Highlights Culture of Impunity, 23 Maret 2025, https://www.indoleft.org/index.php/news/2025-03-23/22-cases-of-violence-against-journalists-in-2025-aji-highlights-culture-of-impunity.html
AJI Indonesia, Indonesia’s Newly Criminal Code Most Serious Threats to Journalists, 2023, https://aji.or.id/informasi/indonesia-newly-criminal-code-most-serious-threats-journalists
Barda Nawawi Arief, Pembaharuan Hukum Pidana dalam Perspektif Kajian Terpadu, Jakarta: Kencana, 2021,
Satino, Iswahyuni, & Surahmad, "Peran Pers dalam Penegakan Hukum Ditinjau dari Segi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers", Jurnal Esensi Hukum, Vol. 3, No. 1, 2021,
Muhammad Yusran Andrias, "Perlindungan Hak Jurnalis Terkait Ujaran Kebencian dalam Konteks UU ITE," Al-Maqasid: Jurnal Ilmu Hukum, vol. 8, no. 2, 2023, hlm. 105
Hananto, Untung Dwi, Wisnaneni, Fifiana, & Fernando, Daniel, “Pelaksanaan Peraturan Daerah DKI Jakarta No. 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, “Diponegoro Law Journal, Vol. 5, No. 3, hlm. 15. https://doi.org/10.14710/dlj.2016.12195
Pratiwi, Aprilia Angga, “Perlindungan Hukum Terhadap Wartawan Atas Tindak Kekerasan dalam Liputan Demonstrasi di DKI Jakartaâ€, Skripsi, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, hlm. 70. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/77557/1/APRILIA%20ANGGA%20PRATIWI%20-%20FSH.pdf
Dewan Pers, “Pedoman Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Wartawan “, Jakarta: Dewan Pers, 2012,
Dewan Pers, “Jurnal Dewan Pers Edisi 17: Perlindungan terhadap Wartawanâ€, Jakarta: Dewan Pers, 2017,
Iskandarsyah, Sayid. (2023). Peran Organisasi Profesi dalam Advokasi Wartawan: Studi PWI DKI Jakarta. Jakarta: Rajawali Press
Hanitzsch, Thomas & Wolfgang Donsbach, “Journalism Culture: The Concept of Journalism Revisitedâ€, Journalism Studies, Vol. 13, No. 4, 2021
Rahardjo, Satjipto, Ilmu Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2006,
Rahman, Abdul, “Strategi Perlindungan Wartawan terhadap Ancaman Kekerasan dan Kriminalisasiâ€, Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, Vol. 12, No. 3, 2021, hlm. 203. https://www.jurnalispol.id/article/vie
Pratiwi, Aprilia Angga, “Perlindungan Hukum terhadap Wartawan atas Tindak Kekerasan dalam Peliputan Demonstrasi di DKI Jakarta Tahun 2019–2020â€, Jurnal Hukum dan Masyarakat, Vol. 15, No. 2, 2023,
Aziz, Tharik, “Efektivitas Bantuan Hukum dalam Kasus Tindak Pidana terhadap Wartawan di Pengadilan Agama Jakarta Baratâ€, Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, 2023, hlm. 23. Tersedia di: https://repository.ar-raniry.ac.id/21620/1/Tharik%20Aziz%2C%20170104114%2C%20FSH%2C%20HPI%2C%20082293773364.pdf
Agus Siagian, Rekonstruksi Regulasi Perlindungan Hukum Jurnalistik dalam Rangka Kebebasan Pers Berbasis Nilai Keadilan, Disertasi Program Doktor Ilmu Hukum, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, 2024, hlm.155.
Fadilah, Rahmat, “Analisis Perlindungan Hukum Wartawan di Era Digital: Studi Kasus Media Lokal di DKI Jakartaâ€, Jurnal Komunikasi dan Media, Vol. 9, No. 1, 2022, https://journal.univexample.id/article/view/789
Siswanto Azis, Hijriani, St. Fatmawati (Editor), Perlindungan Hukum bagi Wartawan sebagai Korban Tindak Pidana dalam Pelaksanaan Tugas Jurnalistik, Penerbit Pena Persada, Jakarta, 2022,
Sari, Nindy, Implementasi SOP Perlindungan Wartawan di PWI DKI Jakarta, Tesis Magister Hukum, Universitas Padjadjaran, Bandung, 2023,
Nurul Bayani dan Anhar Fazri, "Peran Organisasi Wartawan dalam Meningkatkan Profesionalisme Wartawan di Aceh Jaya," SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 1, no. 2 (2022),
Fathika Ratna Wulandari, Nanda Ameliah, Siti Nurjanah, Muhammad Ikhwan, "Implikasi UU ITE terhadap Kebebasan Pers di Indonesia," Jurnal Hukum Progresif, vol. 8, no. 1, Januari 2025, hlm. 151-155
Lawrence M. Friedman, The Legal System: A Social Science Perspective, New York: Russell Sage Foundation, 1975,
Satjipto Rahardjo, Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia, Yogyakarta: Genta Publishing, 2009.
Hadjon, Perlindungan Hukum bagi Rakyat Indonesia.




