PERANCANGAN ALAT PENGUKURAN TINGGI DAN BERAT BADAN BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK DETEKSI STUNTING PADA BAYI USIA 1-12 BULAN DI POSYANDU (STUDI KASUS GAMPONG RAYEUK KAREUNG)
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v8i3.3969Abstrak
Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, khususnya pada anak di bawah lima tahun. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan kognitif anak. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting menurun dari 24,4% (2021) menjadi 21,6% (2022). Di Gampong Rayeuk Kareung, tercatat 8 kasus stunting per November 2024 menurut Puskesmas Blang Mangat. Saat ini, pengukuran tinggi dan berat badan di Posyandu masih menggunakan alat konvensional dan pencatatan manual, sehingga kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pengukur tinggi dan berat badan bayi berbasis Internet of Things menggunakan ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, dan sensor Load cell. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras dan lunak, pengambilan data primer dari hasil pengukuran langsung pada bayi, serta pengolahan data menggunakan metode Z-score berdasarkan standar WHO untuk klasifikasi status gizi. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata error 6,5% pada sensor load cell dan 3% pada sensor ultrasonik. Dari 23 bayi yang diuji, 18 tergolong normal, 2 mengalami stunting, dan 3 tergolong stunting berat. Sistem juga dilengkapi fitur pengiriman notifikasi melalui WhatsApp kepada orang tua berisi hasil pengukuran, status gizi, serta rekomendasi makanan, sehingga mendukung pemantauan pertumbuhan bayi secara cepat, akurat, dan terintegrasi.Unduhan
Referensi
Ardiyansyah, R., & Wahyuddin, M. I. (2022). Sistem Informasi Penjualan Daging Menerapkan Model User Centered Design Berbasis Web. Jurnal Media Informatika Budidarma, 6(2), 760. https://doi.org/10.30865/mib.v6i2.3562
Handayani, S. (2023). Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Stunting. Journal of Midwifery Science and Women’s Health, 3(2), 87–92. https://doi.org/10.36082/jmswh.v3i2.1082
Kamila, C. (2021). Systematic Literature Review: Penggunaan Algoritma K-Means Untuk Clustering di Indonesia dalam Bidang Pendidikan. Intech, 2(1), 19–24. https://doi.org/10.54895/intech.v2i1.866
Kementrian Kesehatan. (2024). Profil Kesehatan.
Kesehatan, J. I., Husada, S., & Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan Stunting dan Pencegahannya Stunting Problems and Prevention. Juni, 11(1), 225–229. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.253
Ngeo Goa, M. V., Suarjaya, I. M. A. D., & Wiranatha, A. A. K. C. (2023). Rancang Bangun Alat Monitoring Suhu, Tinggi, Dan Berat Badan Balita Berbasis Internet of Things. JITTER : Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Komputer, 4(2), 1891. https://doi.org/10.24843/jtrti.2023.v04.i02.p21
Putra, P. A. B., & Suariyani, N. L. P. (2021). Pemetaan Distribusi Kejadian Dan Faktor Risiko Stunting Di Kabupaten Bangli Tahun 2019 Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Archive of Community Health, 8(1), 72. https://doi.org/10.24843/ach.2021.v08.i01.p06
Ragestu, F. D., & Sibarani, A. J. P. (2020). Penerapan Metode Fuzzy Tsukamoto Dalam Pemilihan Siswa Teladan di Sekolah. Teknika, 9(1), 9–15. https://doi.org/10.34148/teknika.v9i1.251
Rambe, S. M., & Suendri, S. (2023). Geographic Information System Mapping Risk Factors Stunting Using Methods Geographically Weighted Regression. Journal of Applied Geospatial Information, 7(2), 1075–1079.
Rostiani, Y., & Juliana, R. (2021). Perancangan Aplikasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Berbasis Web (STUDI KASUS PADA STMIK ROSMA). Jurnal Interkom: Jurnal Publikasi Ilmiah Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 16(1), 60–68. https://doi.org/10.35969/interkom.v16i1.88




