SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN BAGAN PERAHU DI SAMUDERA HINDIA

Penulis

  • Ratih Martia Rahmani Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta
  • Deni Sarianto Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone
  • Tashwir Tashwir Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta
  • Indra Syamson Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta
  • Zalmi Rosano Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta
  • Mesenu Mesenu Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta
  • Siti Aisyah Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v8i4.4510

Abstrak

Abstract: Fishing areas have long been used by fishermen to determine the potential or not of a body of water. Mapping of fishing areas is often forgotten by fishermen in determining whether or not an area has the potential to be targeted. This research aims to map fishing areas using fishing gear and the types of fish caught in the Indian Ocean. This research was carried out in the waters of the Mentawai Islands and Tiku waters, West Sumatra Province. The research results show that there are three fishing areas in the Indian Ocean, namely (1) Siberut Island Zone, (2) Siberut Tiku Inter-Island Zone and (3) Tiku Zone. The main catch was 16 types of fish which were the target catch. The biggest catches are mackerel, Gymnocranius griseus and Carangoides armatus. The smallest catch is anchovies. With such a small catch of anchovies, it can be said that Bagan is no longer the main target for anchovies. This change was caused by the difficult fishing areas for anchovies and the cheap selling prices for anchovies.

 

Keyword: Catch, Fishing ground, Mapping, Zone, Sustainability

 

Abstrak: Daerah penangkapan telah lama digunakan oleh para nelayan untuk menentukan potensial atau tidak suatu perairan. Pemetaan daerah penangkapan seringkali dilupakan oleh nelayan dalam menentukan potensial atau tidaknya suatu perairan yang akan dijadikan sasaran penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah penangkapan dengan alat tangkap bagan dan jenis ikan yang tertangkap di Samudera Hindia. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Kepulauan Mentawai dan Perairan Tiku, Propinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga wilayah daerah penangkapan di Samudera Hindia yaitu (1) Zona Pulau Siberut, (2) Zona antar Pulau Siberut Tiku dan (3) zona Tiku. Hasil tangkapan utama diperoleh sebanyak 16 jenis ikan yang menjadi target tangkapan. Tangkapan terbanyak adalah ikan kembung, gulamah, dan kuwe. Tangkapan paling sedikit adalah ikan teri. Dengan hasil tangkapan teri yang sedikit dapat dikatakan bahwa bagan bukan lagi target utamanya ikan teri. Perubahan ini disebabkan oleh daerah penangkapan ikan teri susah makin susah dan harga jual ikan teri yang semakin murah.

 

Kata kunci: Daerah tangkapan, Hasil tangkapan, Keberlanjutan, Pemetaan, Zona

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adam, M., Martasuganda, S., & Wiyono, E. S. (2018). Analisis Penggunaan Light Fishing Dan Underwater Light Fishing Pada Bagan Perahu Di Perairan Botang Loman Halmahera Selatan. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 2(1), 29–42.

Ariana, M., Suyasa, I. N., & Simbolon, D. (2020). Remote sensing for assessing the potential anchovy fishing ground in the pesisir selatan regency, west sumatra, indonesia. Aquaculture, Aquarium, Conservation & Legislation, 13(4), 2273–2282.

Dongoran, E. N., Zain, J., & Syaifuddin, S. (2014). Contributions of Tiku Fishing Port (PPI Tiku) for fisheries sector at Agam regency, West Sumatera province, Indonesia [PhD Thesis, Riau University]. https://www.neliti.com/publications/198972/contributions- of-tiku-fishing-port-ppi-tiku-for-fisheries-sector-at-agam-regency

Effendi, I. (2002). Pengaruh Penggunaan Rumpon Pada Bagan Apung Terhadap Hasil Tangkapan [PhD Thesis]. Bogor Agricultural University (IPB).

Enjelina, N. E., & muliati, Y. (2021). Peramalan Gelombang dengan Metode SPM dan Darbyshire di Perairan Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Prosiding FTSP Series, 244–249.

Jayanto, B. B., Rosyid, A., & Boesono, H. (2015). Pengaruh Atraktor Rumpon Terhadap Hasil Tangkapan Alat Tangkap Bagan (Lift Net) di Perairan Demak. Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 26(2). http://jurnal.unikal.ac.id/index.php/pena/article/view/114

Kamaruzzaman, Y. N., & Ahmad Mustapha, M. (2023). An overview Assessment of the Effectiveness of Satellite Images and Remote Sensing in Predicting Potential Fishing Grounds and its Applicability for Rastrelliger kanagurta in the Malaysian EEZ off the South China Sea. Reviews in Fisheries Science & Aquaculture, 31(3), 320–341. https://doi.org/10.1080/23308249.2023.2183341

Karuwal, J. (2019). Dinamika Parameter Oseanografi Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Teri Pada Bagan Perahu Di Teluk Dodinga, Kabupaten Halmahera Barat. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 3(2), 123–140.

Kurnia, M., Musbir, M., Jaya, I., Aulia, A. E., Saragih, P., Adam, A., & Jumsurizal, J. (2023). Karakteristik Jenis Hasil Tangkapan Bagan Tancap Berdasarkan Periode Bulan di Perairan Selat Makassar Kabupaten Pangkep. Jurnal Akuatiklestari, 6, 77–84.

Kurnia, M., Sudirman, S., & Nelwan, A. (2015). Studi pola kedatangan ikan pada area penangkapan bagan perahu dengan teknologi hidroakustik. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 2(3). http://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/79

Larengka, F., Manoppo, L., Manu, L., Sitanggang, E. P., Luasunaung, A., & Kayadoe, M. E. (2022). Pengaruh Jenis Umpan Terhadap Jumlah Hasil Tangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Dengan Menggunakan Pancing Ulur. https://www.academia.edu/download/95838345/37910.pdf

Marelsa, N. F., & Oktaviandra, Y. (2019). Analisis Karakteristik Gelombang Laut Menggunakan Software Windwave-12 (Studi Kasus: Kepulauan Mentawai). Oseana, 44(2), 10–24.

Notanubun, J., Tanjaya, E., Almodar, E., & Hukubun, W. G. (2024). Analisa Hasil Tangkapan Ikan pada Bagan Perahu Berdasarkan Waktu Hauling di Perairan Ohoi Selayar Kepulaun Kei. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 8(1), 79–92.

Nurlindah, A., Kurnia, M., & Nelwan, A. F. (2017). Perbedaan produksi bagan perahu berdasarkan periode bulan di perairan Kabupaten Barru. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 4(8). http://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/4138

Putri, A. A. K., Diansyah, G., & Putri, W. A. E. (2022). Analisis Tinggi Gelombang Signifikan Berdasarkan Model Wavewatch-III di Pantai Alau-Alau, Kalianda, Lampung Selatan. Buletin Oseanografi Marina, 11(2), 123–130.

Rahmi, U. U., Syaifuddin, S., & Hutauruk, R. M. (2014). Tonda fishing boat repair in shipyard pasia tiku district tanjung mutiara port agam regency west sumatera province. [PhD Thesis, Riau University]. https://www.neliti.com/publications/189593/tonda-fishing- boat-repair-in-shipyard-pasia-tiku-district-tanjung-mutiara-port-a

Rita, L., Domu, Simbolon, & Tri,Wiji, Nurani. (2015). Terbentuknya Daerah Penangkapan Ikan dengan Light Fishing.

Rudin, M. J., Irnawati, R., & Rahmawati, A. (2017). Perbedaan Hasil Tangkapan Bagan Tancap Dengan Menggunakan Lampu Cfl Dan Led Dalam Air (Leda) Di Perairan Teluk Banten (Differences Of Fixed Lift Net Catch Result By Using Cfl Lamps And Underwater Led In Banten Bay Water). Jurnal Perikanan Dan Kelautan P–Issn, 2089, 3469.

Sarianto, D., Istrianto, K., & Djunaidi. (2019). Sebaran Rumpon di Samudera Hindia pada Daerah Penangkapan Purse Seine. Jurnal Airaha, 8(02), 059–066.

Sondita, M. F. A., & Purwangka, F. (2018). Pengaruh Penggunaan Rumpon Portable dan Jenis Lampu Setting Terhadap Hasil Tangkapan Bagan Tancap Di Perairan Teluk Palabuhanratu, Jawa Barat. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 2(3), 253–262.

Suryana, S. A., Rahardjo, I. P., & Sukandar, S. S. (2013). Pengaruh Panjang Jaring, Ukuran Kapal, Pk Mesin Dan Jumlah Abk Terhadap Produksi Ikan Pada Alat Tangkap Purse Seine Di Perairan Prigi Kabupaten Trenggalek–Jawa Timur [PhD Thesis, Brawijaya University]. https://www.neliti.com/publications/189084/pengaruh-panjang-jaring- ukuran-kapal-pk-mesin-dan-jumlah-abk-terhadap-produksi-i

Diterbitkan

2025-11-30

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN BAGAN PERAHU DI SAMUDERA HINDIA. (2025). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 8(4), 5262-5268. https://doi.org/10.54314/jssr.v8i4.4510

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama