Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Artikel

KAJIAN PEMANFAATAN RUANG TERHADAP SISTEM LAHAN PERMUKIMAN DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH DIKAWASAN KECAMATAN BATANG KUIS KABUPATEN DELI SERDANG

Dimas Setiawan
Universitas Pembangunan Panca Budi
Wahyu Hidayat
Universitas Pembangunan Panca Budi
Abdiyanto Abdiyanto
Universitas Pembangunan Panca Budi

Published 2025-05-21

How to Cite

KAJIAN PEMANFAATAN RUANG TERHADAP SISTEM LAHAN PERMUKIMAN DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH DIKAWASAN KECAMATAN BATANG KUIS KABUPATEN DELI SERDANG. (2025). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 8(2), 1971-1977. https://doi.org/10.54314/jssr.v8i2.3129

Abstract

Abstract: The form of using space as residential land is a form of expression of human activities that use space as a place to live. This study aims to determine the level of suitability of space utilization and to determine the use of space for residential land systems in the Regional Spatial Plan (RTRW) in the Batang Kuis sub-district area. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques are in the form of observation, interviews and documentation. The results showed that the level of suitability of space use in general was quite good, with about 90% of the area having complied with the stipulated provisions. The Regional Spatial Plan (RTRW) policy has become an effective guide for developers in planning the development of residential areas. The use of space for residential land systems in the Regional Spatial Plan in the Batang Kuis District area shows the importance of the Regional Spatial Plan policy in directing regional development in a planned and sustainable manner. Of the total area of 40.34 km², most of the land, which is 38.14 km², has been appropriately used as residential areas. However, there are still 2.20 km² of land that has been converted without being appropriated, often in the form of productive land such as rice fields and fields.

 

Keywords: Batang Kuis District; Land; Regional Spatial Plan; Spatial Utilization

 

 

Abstrak: Bentuk pemanfaatan ruang sebagai lahan pemukiman merupakan bentuk ekspresi aktivitas manusia yang menggunakan ruang sebagai tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang dan untuk mengetahui pemanfaatan ruang terhadap sistem lahan permukiman dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dikawasan kecamatan Batang Kuis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitataif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang secara umum cukup baik, dengan sekitar 90% wilayah telah mematuhi ketentuan yang ditetapkan. Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) telah menjadi panduan yang efektif bagi para pengembang dalam merencanakan pembangunan kawasan permukiman. Pemanfaatan ruang terhadap sistem lahan permukiman dalam Rencana Tata Ruang Wilayah dikawasan Kecamatan Batang Kuis menunjukkan pentingnya kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah dalam mengarahkan pengembangan kawasan secara terencana dan berkelanjutan. Dari total luas wilayah sebesar 40,34 km², sebagian besar lahan, yaitu 38,14 km², telah dimanfaatkan secara sesuai sebagai kawasan permukiman. Namun, masih terdapat 2,20 km² lahan yang dialihfungsikan tanpa sesuai dengan peruntukannya, sering kali berupa lahan produktif seperti sawah dan ladang.

Kata Kunci: Pemanfaatan Ruang; Lahan, Rencana Tata Ruang Wilayah;, Kecamatan Batang Kuis

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Anggraeni, O., Astuti, W., & Mukaromah, H. (2020). Hubungan pemanfaatan lahan dengan volume pergerakan di Jalan Margonda Raya, Kota Depok. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 15(1), 16– 29. https://doi.org/10.20961/region.v15i1.23186 Arikunto. (2019). Prosedur Penelitian. Jakarta: Riena Cipta.
  2. Cikalana, A., Usman, D. N., & Fouzi, N. (2024). Pendekatan Satuan Genetika Kewilayahan untuk Valuasi Potensi dan Kendala Pemanfaatan Sumber Daya Alam dalam Perspektif Tata Ruang Pengembangan Wilayah Kecamatan Leles Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat Evaluation of Territorial Genetic Unit for Evaluatio. Prosiding Teknik Pertambangan, 601–607.
  3. Eddy, T. (2015). Kajian Hidup Lingkungan Strategis Dalam Perencanaan Wilayah dan Tata Ruang. Fakultas Teknik Pembangunan Panca Budi.
  4. Hastri, E. D., Rachman, A. M. I., & Shafarinda, R. (2022). Sanksi Hukum Dalam Pengendalian Pemanfaatan Ruang Daerah Permukiman Melalui Perizinan Sesuai Dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Perkotaan. Jurnal Jendela Hukum, 9(1), 64–80. https://doi.org/10.24929/fh.v9i1.1959
  5. Hidayat, W., & Milanie, F. (2024). Community Action Plan (CAP) Dalam Penataan Kawasan Kumuh Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan. Jurnal Sains Dan Teknologi, 21(01), 1–9.
  6. Id.wikipedia.org. (2024). Batang Kuis, Deli Serdang.Id.Wikipedia.Org. https://id.wikipedia.org/wiki/Batang_Kuis,_Deli_Serdang
  7. Keristian, H. (2023). Kajian Pengendalian Pemanfaatan Ruang Terhadap Alih Fungsi Perumahan (Studi Kasus Sungai Bambu, Jakarta Utara). Jurnal Kajian Wilayah Dan Kota, 2(2), 101–112.
  8. Madaul, R. A., & Ibal, L. (2023). Kajian Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sorong Tahun 2012 - 2032. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 23(3), 658–672. https://doi.org/10.35965/eco.v23i3.3907
  9. Moleong, L. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  10. Muhammad Alif Haidar, & Astri Mutia Ekasari. (2023). Prediksi Volume Genangan Berdasarkan Rencana Penggunaan Lahan RTRW Kota Sukabumi Tahun 2022-2042. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 3(2), 523–530. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v3i2.8639
  11. Nahdatunnisa. (2019). Perubahan Pemanfaatan Lahan Di Kawasan S ekitar Pasar S entral Kota Bulukumba.
  12. Jurnal Malige Arsitektur, 1(1).
  13. Nasution, I., Rafinda, M. S., Dharma, S., & Riyadh, M. I. (2023). Perlindungan Hukum terhadap Lahan Pertanian dari Pengalihan Fungsi Lahan Berdampak pada Sektor Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Universitas Islam Sumatera Utara, 7(1), 1664–1669.
  14. Nessa, S. M., Tewal, S. T. R., & Nugroho, C. (2021). Kesesuaian Lahan Permukiman Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Berbasis SIG Di Kabupaten Kepulauan Sangihe. GEOGRAPHIA : Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Geografi, 2(2), 124–130. https://doi.org/10.53682/gjppg.v2i2.1401
  15. Nurfikasari, M. F., & Yuliani, E. (2022). Studi Literatur : Analisis Kesesuaian Lahan Terhadap Lokasi Permukiman. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 78. https://doi.org/10.30659/jkr.v1i1.19981
  16. Nurliah, N., & Tajuddin, M. S. (2021). Analisis Tata Kelola Ruang Terbuka Hijau Terhadap Pembangunan Kota Di Kabupaten Majene. MITZAL (Demokrasi, Komunikasi Dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 5(1). https://doi.org/10.35329/mitzal.v5i1.1852
  17. Perkasa, D., Istiqomah, D. A., & Aisiyah, N. (2022). Kesesuaian Penggunaan Lahan terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah di Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara. Widya Bhumi, 2(2), 152–165. https://doi.org/10.31292/wb.v2i2.27
  18. Rachman, A. P., Rompis, S. Y. R., & Timboeleng, J. A. (2020). Analisis Pengaruh Tata Guna Lahan Terhadap Kinerja Jalan di Kota Gorontalo. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 10(1), 69–82. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jime/article/view/29445
  19. Rusman, R. S., Syafri, S., & Ridwan, R. (2023). Evaluasi Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Antang Perubahan Pemanfaatan Ruang Disekitarnya. Urban and Regional Studies Journal, 5(2), 87–91. https://doi.org/10.35965/ursj.v5i2.2690