ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V DI MIS ALWASHLIYAH TERHADAP KONSEP BANGUN RUANG

Authors

  • Anim Anim Universitas Asahan, Indonesia; Scopus ID: 57210175244
  • Eliza Dwi Ananda
  • Andini Andini
  • Ghea Marsha
  • Dahrina Azmi Asyarti
  • Sondang Purnamasari Pakpahan

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v9i1.5783

Keywords:

critical thinking, three-dimensional shapes, elementary mathematics, concrete media, spatial visualization

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the critical thinking abilities of fifth-grade students at MIS Alwashliyah Tanjung Balai on three-dimensional shapes concepts. Using qualitative descriptive method, data were collected from 18 students through observation, interviews, and post-learning tests based on three indicators: interpretation, analysis, and inference. Results showed students' critical thinking abilities were at moderate level, with only 16.67% achieving full mastery. Main difficulties were in analysis and inference indicators, manifested in identifying shape properties and drawing valid conclusions. Students frequently confused cube and cuboid characteristics and failed in contextual calculations. These weaknesses stem from poor spatial visualization and limited understanding of abstract concepts. The study recommends implementing concrete media-based learning methods to optimize critical thinking development in spatial geometry learning. Keyword: critical thinking; three-dimensional shapes; elementary mathematics; concrete media; spatial visualization. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas V MIS Alwashliyah Tanjung Balai pada materi bangun ruang. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari 18 siswa melalui observasi, wawancara, dan tes pasca pembelajaran berdasarkan tiga indikator: interpretasi, analisis, dan inferensi. Hasil menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori sedang, dengan hanya 16,67% siswa mencapai penguasaan penuh. Kesulitan utama pada indikator analisis dan inferensi, termanifestasi dalam mengidentifikasi sifat bangun ruang dan menarik kesimpulan valid. Siswa sering keliru membedakan kubus dan balok serta gagal dalam perhitungan kontekstual. Kelemahan ini bersumber dari visualisasi spasial rendah dan pemahaman konsep abstrak terbatas. Penelitian merekomendasikan implementasi metode pembelajaran berbasis media konkret untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran geometri ruang. Kata kunci: berpikir kritis; bangun ruang; matematika SD; media konkret; visualisasi spasial

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aidzhah, N., dkk. (2022). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa berdasarkan indikator Facione. Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 101--110.

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.

Anisya, Widjojoko, & Deni. (2022). Pendekatan penelitian kualitatif dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan, 5(1), 45--53.

Ardiansyah, Risnita, & Jailani. (2023). Triangulasi sebagai teknik validitas data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Penelitian Pendidikan, 9(2), 88--96.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Erita, S. (2016). Beberapa model, pendekatan, strategi, dan metode dalam pembelajaran matematika. Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(2). https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/68

Fasha, A., dkk. (2019). Kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah matematika.

Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 23--31.

Fathonah, A. A., & Purnomo, H. (2025). Analisis kesulitan peserta didik kelas V dalam memahami konsep bangun ruang di SD Muhammadiyah Nglatihan. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 2(3), 125--132. https://doi.org/10.62383/katalis.v2i3.2061

Fauziah, & Marlina. (2021). Analisis hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 55--63.

Fitri iani, & Anggraini. (2023). Wawancara semi-terstruktur sebagai teknik pengumpulan data penelitian pendidikan. Jurnal Metodologi Penelitian, 7(1), 40--48.

Gusteti, M. U., & Neviyarni. (2022). Peran pembelajaran matematika dalam pengembangan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Basicedu, 6(3), 4973--4983.

Hamalik, O. (dalam Munadah et al., 2021). Dasar-Dasar Pendidikan dan Pembelajaran.Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lena, M. S., Sartono, Aulia, M., & Rahma, F. N. (2023). Analisis kesulitan belajar siswa kelas V SDN 07 Sigiran dalam pembelajaran matematika materi bangun ruang. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia (JUBPI), 1(3), 163--166. https://doi.org/10.55606/jubpi.v1i3.1646

Maghfiroh, & Wahyuningsih. (2024). Pembelajaran matematika dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 14--25.

Mekarisce, A. A. (2020). Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian kualitatif di bidang kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145-- 151.

Muhtadi, & Hidayati. (2024). Kesalahan prosedural siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 60--69.

Munadah, R., Rahayu, P. S., Pranandari, E., Jukia, F., & Rosdianti, V. (2021). Penerapan permainan ular tangga dalam peningkatan hasil belajar geometri bangun ruang di kelas V SD 006 Rambah Samo. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 46--56.

Nurita, Sunantri, & Yudha. (2022). Analisis kesalahan siswa dalam mengidentifikasi elemen bangun ruang. Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 78--86.

Pane, R. (2023). Model-model pembelajaran pendidikan matematika pada Kurikulum Merdeka. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 1 (6), 21-30. https://doi.org/10.51903/bersatu.v1i6.433

Pratiwi, & Rakhmawati. (2022). Observasi sebagai teknik pengumpulan data pembelajaran.

Jurnal Evaluasi Pendidikan, 5(2), 90--98. Jurnal Pena Edukasi Vol. 4 No. 2. Maret 2017 e-ISSN 2549-4694

Pristiwanti, D., dkk. (2022). Penggunaan media manipulatif dalam pembelajaran matematika SD. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 33--41.

Purba, C. D. S., Sinuhaji, N. B., & Ishak, H. (2024). Peran penting critical thinking matematika dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal Pendidikan Guru Matematika, 4(1), 90--94.

Qiftiyani, Sukamto, & Mintarsih. (2024). Kesulitan siswa SD dalam soal penalaran tingkat tinggi. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 22--31.

Santrianawati. (2023). Kesulitan visualisasi siswa dalam pembelajaran geometri ruang.

Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 45--54.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wiyanda, Wahyu, Arivan, Rusdy, & Afgan. (2024). Triangulasi metode dalam penelitian pendidikan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(1), 55--64.

Yulianto, D., Juniawan, A., & Kusdini. (2023). Pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Inovatif, 6(2), 101--109. 407

Downloads

Published

2026-02-10

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2