PEMANFAATAN DAUN KELOR : ALTERNATIF SNACK SEHAT UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA DI DESA TANJUNG BARU, KEC. BUKIT KEMUNING, KAB. LAMPUNG UTARA
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v9i1.5938Keywords:
Moringa Leaves, Healthy Snacks, Anemia, AdolescentsAbstract
Abstract: Anemia remains a common health problem among adolescents, especially female adolescents. This condition is mainly caused by iron deficiency, which can lead to decreased concentration, fatigue, and reduced productivity. Moringa leaves (Moringa oleifera) are known as local plants rich in iron, vitamins, and minerals that are beneficial for health. This study aims to analyze the utilization of moringa leaves as a healthy snack alternative for anemia prevention among adolescents in Tanjung Baru Village, Bukit Kemuning District, North Lampung Regency. This study used a descriptive qualitative method through educational activities, training on making moringa-based snacks, observation, and interviews. The results showed an increase in adolescents' knowledge about anemia and a high interest in consuming moringa-based snacks. The utilization of moringa leaves as healthy snacks is considered effective as a practical, innovative, and sustainable strategy for anemia prevention. Keywords: moringa leaves, healthy snacks, anemia, adolescents Abstrak: Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan yang banyak dialami oleh remaja, terutama remaja putri. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi yang berdampak pada menurunnya konsentrasi, mudah lelah, dan penurunan produktivitas. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai tanaman lokal yang kaya akan zat besi, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif snack sehat dalam upaya pencegahan anemia pada remaja di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui kegiatan edukasi, pelatihan pembuatan snack berbahan dasar daun kelor, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai anemia serta tingginya minat terhadap konsumsi snack berbahan dasar daun kelor. Pemanfaatan daun kelor sebagai snack sehat dinilai efektif sebagai upaya pencegahan anemia yang praktis, inovatif, dan berkelanjutan. Kata kunci: daun kelor, snack sehat, anemia, remajaDownloads
References
Adila, I., & Prajnaparamita, I. (2025). The prevalence of iron deficiency anemia (IDA) in adolescent girls: A literature review. Journal of Diverse Medical Research : Medicosphere, 2(4), 67. https://doi.org/10.33005/jdiversemedres.v2i4.67
Akbar, B. W., Amelia, A., & Salsabila, H. S. (2023). Inovasi Karak Daun Kelor sebagai Camilan Sehat dan Bergizi. Jurnal Inovasi Daerah, 2(1), 154-165.
Aulia, A. F., Bahar, A., Ruhana, A., & Mayasari, N. R. (2024). Daya Terima Cookies Dengan Substitusi Tepung Kacang Merah Dan Penambahan Tepung Daun Kelor Sebagai Snack Sehat Untuk Remaja Putri Anemia Defisiensi Besi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi, 2(3), 146-163.
Balkis, C. P., Handini, M. C., Sinaga, T. R., Tarigan, F. L., & Wandra, T. (2023). Pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dan kebiasaan sarapan pagi terhadap peningkatan kadar Hb pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1431–1452. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.15814
Hastuty, Y. D., & Nitia, S. (2022). Ekstrak daun kelor dan efeknya pada kadar hemoglobin remaja putri. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 17(1), 115–121. https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1.1176
Khofifah, N., & Mardiana, M. (2023). Biskuit daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri yang anemia. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 8(1), 43. https://doi.org/10.30867/action.v8i1.614
Mamnukha, H. A. N. A. (2022). Hubungan Asupan Zat Besi (Fe) Dan Status Gizi Terhadap Kejadian Dysmenorrhea Primer Pada Remaja Putri Di Smpn 3 Wonokerto Pekalongan. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, 11-12.
Masthalina, H. (2024). PEMBERDAYAAN PELAKU POSITIVE DEVIANCE DALAM MEMANFAATKAN DAUN KELOR SEBAGAI JAJANAN SEHAT REMAJA PUTRI. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat Unggulan Iptek Penanggulangan Stunting Berbasis Kesehatan Ibu dan Anak, 3(2), 50-59
Nu'man, T. M., & Bahar, A. (2021). Tingkat kesukaan dan nilai gizi cookies dengan penambahan tepung daun katuk dan tepung daun kelor untuk ibu menyusui. Jurnal Agroteknologi, 15(02).
Putri, D. L., Abidin, Z., Prasmatiwi, F. E., & Kaskoyo, H. (2022). Kajian Ketahanan Pangan Rumah Tangga pada Berbagai Agroekosistem di Kabupaten Lampung Utara. Agrikultura, 33(3), 420-428.
Ramadhanti, I. P., Ramadanti, T., Fransiska, M., Fakhri, I., & Khaira, P. R. (2024). Pemberdayaan Satuan Petugas Unit Kesehatan Sekolah Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Pemanfaatan Olahan Daun Kelor sebagai Langkah Preventif Anemia. Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat, 117-127.
Sulistiyanti, A., Handayani, A. A. P., & Yudhayana, F. E. (2025). Efektivitas Snack Biscoke (Biskuit Coklat Daun Kelor) terhadap Status Anemia Pada Remaja Putri. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 3(1), 170-182.
Tsaniyah, S. P., Agustiningrum, P. D., Lailaturohmah, S., & Susanti, D. (2024). Analisis Pengembangan Bussines Plan Produk Makanan Stik Daklor (Daun Kelor) Pencegah Radikal Bebas. ?? Jurnal Literasi Indonesia, 1(1), 18-28.
Wati, B. D. R., Keb, S. T., & Keb, M. T. (2025). Inovasi Snack Bar Daun Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Efek Amelioratif Anemia pada Remaja Putri. Book Chapter of Anemia.
Yameogo, A., dkk. (2011). Kandungan nutrisi daun kelor (Moringa oleifera) menunjukkan zat besi lebih tinggi dibanding sayuran lain (sekunder dikutip dalam Jurnal Agrisia).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sukawati Sukawati, Nailul Mukarommah, Eneng Ulfa Debi Yani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




