MANAJEMEN RESIKO (STUDI KASUS PADA STMIK ROYAL KISARAN)

Authors

  • Elly Rahayu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal
  • Wan Mariatul Kifti Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal
  • Rohminatin Rohminatin Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal
  • Santoso Santoso Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal
  • Apriaji Kurniawan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v6i1.1181

Abstract

Sekolah Tinggi Manajemen Infrmatikan dan Komputer Royal yang berdiri sejak tahun 2011 kini memiliki 4 program studi;  Program Studi Sistem Informasi dan Sistem Komputer sedangkan untuk program  vokasi; Program Studi Manajemen Informatika dan Tehnik Komputer. Jumlah mahasiswa aktif  ± 2461. Jumlah dosen 88 orang.  Akreditasi tingkat institusi memiliki  B, untuk program studi 3 memiliki akreditasi B dan 1 prodi akreditasi Baik. Tak sejalan dengan akreditasinya yang semakin baik, jumlah mahasiswa STMIK Royal  3 tahun terakhir mengalami penurunan. Hal ini terjadi bahkan sebelum terjadinya pandemi covid-19. Masalah ini perlu diwaspadai  sebagai resiko yang mungkin akan lebih buruk kedepan jika tidak segera ditindak lanjuti. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan  Resiko Operasional, Resiko Kepatuhan dan Resiko Reputasi  di STMIK Royal serta menetapkan Perlakuan atau strategi yang dilakukan  terhadap resiko yang mungkin muncul dikemudian hari. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian explanasi/penjelasan. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif . Langkah-langkah  Manajemen Resiko membuat konteks resiko, identifikasi resiko, analisis resiko, evaluasi resiko dan mitigasi resiko. Hasilnya adalah, 27 Resiko   masuk kategori unacceptable (tidak dapat diterima karena berdampak besar pada Perguruan tinggi), 17 Resiko  masuk kategori undesirable (tidak diharapkan, harus dihindari).  Mitigasi Resiko dilakukan pada kategori unacceptable.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, A. M., & Yusof, H. (2011). Quality and qualitative studies: The case of validity, reliability, and generalizability. Issues in social and environmental accounting. Issues in Social and Environmental Accounting, 5.

Anggraeni, R. T. (2018). Risiko Pasar pada Pembiayaan Syariah. Ekuivalensi : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(2).

Arwani, A. (2019). Membumikan manajemen risiko pada perguruan tinggi negeri.

Imansari, A. (2019). Analisis Risiko Berdasarkan Aspek Waktu Dengan Metode Monte Carlo Pada Proyek Gedung Baru Di Universitas Brawijaya. Naskah Terpublikasi Teknik Sipil, 1–8. https://media.neliti.com/media/publications/120944-ID-analisis-risiko-berdasarkan-aspek-waktu.pdf

Indonesia, G. B. (2011). PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 13/23/PBI/2011 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH.

Nata, I. G. T. S., Putera, I. G. A. A., & Diputra, G. A. (2016). Analisis Risiko Pembangunan Underpass Dewa Ruci. Jurnal Spektran, 7(1), 79–87.

Pradipta, A. (2016). “Risk Management Strategies Financing SMEs in BNI Syariah Micro Program, Case Studies in Bank BNI Syariah branch of Micro Rungkut Surabaya.”

Sugiyono. (2015). Sugiyono, Metode Penelitian dan Pengembangan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D , (Bandung: Alfabeta, 2015), 407 1. In Metode Penelitian dan Pengembangan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D.

Wahyudi, A. (2018). Modul K3 : Manajemen Resiko. Http://Www.Astti.or.Id.

Downloads

Published

2023-02-16

How to Cite

MANAJEMEN RESIKO (STUDI KASUS PADA STMIK ROYAL KISARAN). (2023). JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 6(1), 123-128. https://doi.org/10.54314/jssr.v6i1.1181

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>