MANAJEMEN KURIKULUM SMK BIDANG OTOMOTIF DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MODERN

Authors

  • Meiyaldi Eka Putra Universitas Lancang Kuning
  • Hasan Maksum Universitas Negeri Padang
  • Waskito Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v9i3.6420

Keywords:

Manajemen Kurikulum, SMK Otomotif, Teknologi Modern, Pendidikan Vokasi, Industri Otomotif

Abstract

Abstract: The development of modern technology in the automotive industry, such as electric vehicles, hybrid vehicles, Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), the Internet of Things (IoT), artificial intelligence, and digital manufacturing, requires Vocational High Schools (SMK) to continuously adjust their curriculum. This study aims to analyze the management of SMK automotive curriculum in facing modern technological developments. The research method used is library research with a qualitative descriptive approach through the analysis of various literature, educational policies, scientific journals, and documents related to vocational education. The results of the study indicate that the success of automotive curriculum management is determined by four main management functions, namely planning, organizing, implementing, and evaluating the curriculum. The integration of modern technology into the curriculum requires industry involvement, improving teacher competency, providing technology-based infrastructure, and implementing project-based learning and Teaching Factory. An adaptive and flexible curriculum can increase the relevance of graduate competencies to the needs of the workforce. Therefore, synergy between schools, government, industry, and universities is a crucial factor in realizing automotive vocational education that is responsive to modern technological developments.

Keywords: Curriculum Management, Automotive Vocational School, Modern Technology, Vocational Education, Automotive Industry.

 

Abstrak: Perkembangan teknologi modern pada industri otomotif, seperti kendaraan listrik, kendaraan hibrida, sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, dan digitalisasi manufaktur, menuntut Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk melakukan penyesuaian kurikulum secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum SMK bidang otomotif dalam menghadapi perkembangan teknologi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai literatur, kebijakan pendidikan, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait pendidikan vokasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen kurikulum otomotif ditentukan oleh empat fungsi utama manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum. Integrasi teknologi modern ke dalam kurikulum memerlukan keterlibatan industri, peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana-prasarana berbasis teknologi, serta penerapan pembelajaran berbasis proyek dan Teaching Factory. Kurikulum yang adaptif dan fleksibel mampu meningkatkan relevansi kompetensi lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, pemerintah, industri, dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam mewujudkan pendidikan vokasi otomotif yang responsif terhadap perkembangan teknologi modern.

Kata Kunci: Manajemen Kurikulum, SMK Otomotif, Teknologi Modern, Pendidikan Vokasi, Industri Otomotif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, Z. (2019). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Billett, S. (2011). Vocational Education: Purposes, Traditions and Prospects. Dordrecht: Springer.

Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.

Direktorat SMK. (2023). Panduan Pengembangan Kurikulum SMK Pusat Keunggulan. Jakarta: Kemendikbudristek.

Finch, C. R., & Crunkilton, J. R. (1999). Curriculum Development in Vocational and Technical Education. Boston: Allyn and Bacon.

Fullan, M. (2016). The New Meaning of Educational Change. New York: Teachers College Press.

Hamalik, O. (2017). Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka pada Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Kemendikbudristek.

Mulyasa, E. (2021). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Merdeka. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pavlova, M. (2009). Technology and Vocational Education for Sustainable Development. Dordrecht: Springer.

Putra, M. E., & Ambiyar. (2023). Pengembangan Pembelajaran Berbasis Industri pada Pendidikan Vokasi Otomotif. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 30(2), 145–156.

Raelin, J. A. (2008). Work-Based Learning. San Francisco: Jossey-Bass.

Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2022 tentang Kurikulum Pendidikan Vokasi.

Schunk, D. H. (2020). Learning Theories: An Educational Perspective. New York: Pearson.

Sudira, P. (2016). TVET Abad XXI: Filosofi, Teori, Konsep dan Strategi Pembelajaran Vokasional. Yogyakarta: UNY Press.

Sukmadinata, N. S. (2019). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

UNESCO. (2022). Transforming Technical and Vocational Education and Training for Successful and Just Transitions. Paris: UNESCO.

UNESCO-UNEVOC. (2021). TVET and the Future of Work. Bonn: UNESCO-UNEVOC.

Yusuf, A. M. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

Zhang, T., & Zhu, Y. (2021). Digital Transformation in Automotive Industry and Its Implications for Vocational Education. International Journal of Vocational Education and Training Research, 7(3), 45–54.

Downloads

Published

2026-06-10

Issue

Section

Artikel