PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DAN UPAH MINIMUM TERHADAP NILAI TUKAR PETANI DI INDONESIA

Authors

  • Fauzi Arifin Universitas Asahan
  • Heni Widiya Universitas Asahan

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v9i3.6528

Keywords:

Gross Regional Domestic Product, Labor Force Participation Rate, Minimum Wage, Farmers' Terms of Trade

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effect of Gross Regional Domestic Product (GRDP), Labor Force Participation Rate (LFPR), and Minimum Wage on the Farmers' Terms of Trade (FTT) in Indonesia. Changes in regional economic conditions, employment, and wage policies are expected to influence the welfare level of farmers in Indonesia. Therefore, this study was conducted to examine the partial and simultaneous effects of the independent variables on the Farmers' Terms of Trade. This research employed a panel data regression approach. The data used are secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS), consisting of data from 34 provinces in Indonesia during the period 2022–2025. Data analysis was carried out using EViews 10 software. The results showed that partially, Gross Regional Domestic Product (GRDP) has a positive and significant effect on the Farmers' Terms of Trade with a tcount value of 2.267584 and a significance value of 0.0255 < 0.05. The Labor Force Participation Rate (LFPR) does not have a significant effect on the Farmers' Terms of Trade with a tcount value of -0.893981 and a significance value of 0.3735 > 0.05. Meanwhile, Minimum Wage has a negative and significant effect on the Farmers' Terms of Trade with a tcount value of -3.201590 and a significance value of 0.0018 < 0.05. Simultaneously, GRDP, LFPR, and Minimum Wage have a significant effect on the Farmers' Terms of Trade with an Fcount value of 16.04438 and a probability value of 0.000000 < 0.05. The Adjusted R Square value is 0.800472, which means that 80.04% of the variation in the Farmers' Terms of Trade can be explained by GRDP, LFPR, and Minimum Wage, while the remaining 19.96% is influenced by other variables outside the research model.

Keywords: Gross Regional Domestic Product, Labor Force Participation Rate, Minimum Wage, Farmers' Terms of Trade

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB, TPAK) dan Upah Minimum terhadap NTP di Indonesia. Perubahan kondisi ekonomi daerah, ketenagakerjaan, dan kebijakan upah diduga dapat memengaruhi tingkat kesejahteraan petani di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen baik secara parsial maupun simultan terhadap Nilai Tukar Petani di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) berupa data 34 provinsi di Indonesia selama periode 2022–2025. Teknik analisis data dilakukan menggunakan aplikasi Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Produk Domestik Regional Bruto berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Tukar Petani dengan nilai thitung sebesar 2.267584 dan nilai signifikansi sebesar 0.0255. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Nilai Tukar Petani dengan nilai thitung sebesar -0.893981 dan nilai signifikansi sebesar 0.3735. Sementara itu, Upah Minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Nilai Tukar Petani dengan nilai thitung sebesar -3.201590 dan nilai signifikansi sebesar 0.0018. Secara simultan, Produk Domestik Regional Bruto, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, dan Upah Minimum berpengaruh signifikan terhadap Nilai Tukar Petani dengan nilai Fhitung sebesar 16.04438 dan probabilitas sebesar 0.000000. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0.800472 menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 80,04%, sedangkan sisanya sebesar 19,96% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kondisi pertumbuhan ekonomi dan kebijakan upah memiliki pengaruh terhadap kesejahteraan petani yang tercermin melalui Nilai Tukar Petani di Indonesia.

Kata kunci: Produk Domestik Regional Bruto, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Upah Minimum, Nilai Tukar Petani, Regresi Data Panel

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Aswaja

Pressindo.

Arsyad, L. 2016. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Asyhadie, Z., & Kusuma, R. 2019. Hukum Ketenagakerjaan Dalam Teori dan Praktik di Indonesia (1 ed.). Jakarta: Prenadamedia Group.

Aulia, S. S., Rimbodo, D. S., & Wibowo, M. G. (2021). Faktor-faktor yang Memengaruhi Nilai Tukar Petani (NTP) di Indonesia. Journal of Economics and Business Aseanomics, 6(1), 44–59.

Bafadal, I. 2014. Pembangunan Pertanian dan Perdesaan. Jakarta: Bumi Aksara.

BPS. 2022. Statistik Indonesia. Jakarta: BPS.

_____. 2023. Statistik Indonesia. Jakarta: BPS.

_____. 2024. Statistik Indonesia. Jakarta: BPS.

_____. 2025. Statistik Indonesia. Jakarta: BPS..

Feriyanto, N. 2014. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Indonesia. Yogyakarta: UPP STIM YKPM.

Ghozali, I., & Ratmono, D. 2020. Analisis Multivariat dan Ekonometrika Teori, Konsep dan Aplikasi dengan E-Views 10 (Edisi 2). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gindling, T. H., & Terrell, K. 2010. Minimum Wages, Globalization, and Poverty in Honduras. World Development, 38(6), 908–918.

Hamid, R. S., Bachri, S., Salju, & Ikbal, M. 2020. Panduan Praktis Ekonometrika: Konsep Dasar dan Penerapan Menggunakan EViews 10. Makassar: CV. AA Rizky.

Hannyfah, M., Tasri, E. S., Yenti, C. D., & Zai, Y. K. (2023). Analisi Pengaruh Inflasi, Kemiskinan Dan Pengangguran Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Di Indonesia Era Pandemi Covid-19. Jurnal Economic Development, 1(1), 34–45.

Hasan, I. 2018. Analisis Data Penelitian

Dengan Statistik. Jakarta: Bumi Aksara.

Indah, L. S. M., Zakaria, W. A., & Sari, D. M. (2023). Pengaruh inflasi, PDRB, suku bunga dan tenaga kerja terhadap nilai tukar petani Provinsi Lampung. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 7(3), 1099–1111.

Irianto, A. 2014. Statistik Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Kencana.

Khairi, M., Lelisari, Nujannah, Listyaningrum, N., & Akim, I. 2021. Buku Ajar Hukum Ketenagakerjaan (Edisi Pertama). Yogyakarta: Deepublish.

Kuncoro, M. 2010. Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah, dan Kebijakan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Kusnendi. 2019. Ekonomi Sumber Daya Manusia dan Alam. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Latumaerissa, J. R. 2015. Perekonomian Indonesia dan Dinamika Ekonomi Global. Jakarta: Mitra Wacara Media.

Mankiw, N. G. 2013. Teori Makroekonomi (Edisi Kelima). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Marsudi, E., & al., et. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani di Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(2), 55–70.

Mulyadi, S. 2013. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

_____. 2014. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Nirmala, S., & al., et. (2016). Analisis Nilai Tukar Petani sebagai Indikator Kesejahteraan Petani. Jurnal Ekonomi Pertanian, 5(1), 65–78.

Rachmat, M. (2013). Nilai Tukar Petani: Konsep, Pengukuran, dan Relevansinya sebagai Indikator Kesejahteraan Petani. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 31(2), 45–60.

Rahman, A., & Sangeran, S. (2022).

Pengaruh Faktor Produksi terhadap Nilai Tukar Petani di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 6(2), 98–110.

Rozalinda. 2014. Ekonomi Islam: Teori dan Aplikasinya Pada Aktivitas Ekonomi. Jakarta: Rajawali Pers.

Sahir, syafrida H. 2021. Metodologi Penelitian. Medan: Penerbit KBM Indonesia.

Saridewi, L. P. (2021). Analisis nilai tukar petani komoditas padi di Yogyakarta. Journal of Agribusiness Science and Rural Development, 1(1), 18–25.

Saridewi, T. R. (2021). Dampak Upah Tenaga Kerja terhadap Kesejahteraan Petani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(1), 20–30.

Sinaga, R., & Usman, U. (2022). Pengaruh PDRB dan Inflasi terhadap Nilai Tukar Petani di Indonesia. Jurnal Ekonomi Regional, 14(1), 85

Sinambela, L. P. 2014. Metodologi Penelitian Kuantitatif (Cetakan Kesatu). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syafa’at, I. A. S. (2025). Pengaruh Inflasi

dan PDRB Terhadap Nilai Tukar Petani (NTP) Di Provinsi Jawa Barat. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 10(1).

Todaro, M. P., & Smith, S. C. 2015. Economic Development (12 ed.). Boston: Pearson Education.

Wardana, I. N. K., & Budhi, M. K. S. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan Di Indonesia Tahun 2018–2022. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 15542–15554.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. (2003). Undang-Undang Ketenagakerjaan. Kementrian Perindustian. https://kemenperin.go.id/kompetensi/UU_13_2003.pdf

Badan Pusat Statistik. (2024). Pengertian PDRB. Badan Pusat Statistik. https://jakarta.bps.go.id/subject/52/produk-domestik-regional-bruto--lapangan-usaha.html#:~:text=PDRB%20adalah%20jumlah%20nilai%20tambah,tertentu%20(biasanya%20satu%20tahun). Diakses pada 20 Februari 2026.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Artikel