ANALISIS PENGELOLAAN OBJEK WISATA SIPINCUR DESA PEARUNG KECAMATAN PARANGINAN KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

Authors

  • Nurlinawati Simanjuntak Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA)
  • Try Elnida Manalu Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA)
  • Cinta Napitupulu Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA)
  • Samuel Tambunan Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA)
  • Jelita A. Manalu Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA)

DOI:

https://doi.org/10.54314/jssr.v9i3.6630

Keywords:

Tourism Object Management

Abstract

Abstract: As an archipelagic nation, Indonesia possesses abundant natural resources, diverse cultures, customs, and religions, which can be utilized in tourism, a key economic sector and the country's second-largest producer after oil and natural gas. Indonesia possesses significant natural resources and cultural heritage, which regions can leverage to increase their own-source revenues through tourism. Since 1978, the government has continuously strived to develop tourism to increase foreign exchange earnings, expand employment opportunities, and promote cultural heritage. Tourism development and development are carried out while maintaining the preservation of national culture and identity. Sipinsur is a tourist attraction located in Pearung Village, Paranginan District, Humbang Hasundutan Regency, North Sumatra Province, with potential for development as a tourist attraction. It boasts beautiful views and cool air. However, it still requires more attention from the local government, management, and, of course, support from the local community. The development of Sipinsur involves tour operators to help promote this attraction, including including it in tour packages. Furthermore, seminars on the potential of the tourist attraction should be held, emphasizing the potential of the attraction through media such as advertisements, videos, and print media such as brochures, booklets, magazines, and other materials. Therefore, good cooperation between the Humbang Hasundutan Regency Government and the management, along with the participation of the local community, is essential to ensure the successful development of the Sipinsur tourist attraction, meeting expectations, and becoming a source of regional income for Humbang Hasundutan Regency and foreign exchange for the country.

Keywords: Tourism Object Management

 

Abstrak: Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki kekayaan alam yang melimpah dengan berbagai kebudayaan, adat, serta agama yang tentunya dapat dimanfaatkan dalam bidang kepariwisataan sebagai sektor yang baik bagi perekonomian dan sebagai penghasil negara kedua setelah minyak bumi dan gas alam. Indonesia ini mempunyai potensi alam dan seni budaya yang cukup besar yang dapat dimanfaatkan oleh daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pariwisata. Sejak tahun 1978 pemerintah terus berusaha mengembangkan kepariwisataan dalam meningkatkan penerimaan devisa, memperluas lapangan kerja, dan memperkenalkan kebudayaan. Pembinaan serta pengembangan pariwisata dilakukan dengan tetap memperhatikan terpeliharanya kebudayaan dan kepribadian nasional. Sipinsur adalah salah satu objek wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu objek wisata dan menjadi daya tarik wisata yang berada di Desa Pearung Kecamatan Paranginan di Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Disamping memiliki view yang sangat indah, udara yang sejuk. Namun masih memerlukan perhatian yang lebih dari Pemerintah Daerah, pihak pengelola, dan tentunya dukungan masyarakat setempat. Pengembangan objek wisata objek wisata Sipinsur melibatkan pihak-pihak penyelenggara tour untuk membantu memperkenalkan objek wisata ini, dengan memasukkannya ke dalam sebuah paket wisata. Disamping itu perlu juga diadakan seminar mengenai potensi dengan menitik beratkan terhadap potensi objek wisata tersebut melalui media, seperti iklan, video, dan media cetak seperti brosur, booklet majalah dan lain-lain. Oleh karena itu perlu adanya kerja sama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan pihak pengelola, beserta partisipasi masyarakat setempat agar pengembangan objek wisata Sipinsur dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan yang baik dan menjadi sumber pendapatan daerah Kabupaten Humbang Hasundutan dan devisa bagi negara.

Kata Kunci: Pengelolaan Objek Wisata

Downloads

Download data is not yet available.

References

A, J, Muljadi. 2012. Kepariwisataan dan Perjalanan. Jakarta : Rajawali Pers

Anonymous. 2000. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.24 Tahun 1979 Tentang Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintah Dalam bidang Kepariwisataan kepada daerah tingkat I.http://hukumonline.com. 3 November 2012.

Admin Budaya Pariwisata Indonesia 2012.Pengertian Sapta Pesona. www.budpar.go.id. 7 November 2012. Admin. 2012. Profile PDF Humbang Hasundutan. Letak Geografis Humbang Hasundutan. id.wikipedia.org/wiki/kabupaten_humbang_hasundutan. 9 November 2012.

Pendit, Nyoman. 2006. Ilmu Pariwisata. Jakarta : PT. Malta Printindo

Sammeng, Andi Mapping. 2001 Cakrawala Pariwisata. Jakarta : Balai Pustaka.

Sapta, Sujana. 2018. Bisnis Pariwisata. Bali: CV Aletheia

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dam R&D. Alfabeta: Bandung

Suwma, Widyatmaja. 2017. Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Denpasar: Pustaka Larasan Peraturan Perundang-Undangan: Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.

Yoeti, A, Oka. 1985. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung : Angkasa.

Downloads

Published

2026-06-26

Issue

Section

Artikel