MANAJEMEN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI TANA TORAJA
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v7i4.2296Abstrak
Penelitian ini menggambarkan posisi guru pendidikan agama Islam di masyarakat minoritas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan pedagogis. Sumber data untuk penelitian ini adalah dari hasil wawancara, yang diwawancarai adalah ketua dewan, kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua. Sedangkan data sekunder diperoleh dari penelitian terkait literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Melalui perencanaan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Perencanaan pelaksanaan menurut rencana kepala sekolah dapat dilihat pada aspek-aspek berikut: 1)Persepsi keberhasilan dapat dilihat dari praktek atau pelaksanaan rencana kepala sekolah terkait dengan pendidikan agama, tidak ada larangan siswa muslim untuk berdoa, bahkan beberapa sekolah menyelenggarakan upacara keagamaan. 2). Kesuksesan sosial dilihat dari faktor-faktor yang ditemukan di lapangan yaitu hubungan guru-murid yang terkesan akrab tanpa membedakan satu sama lain. Strategi sekolah untuk memberikan pemahaman keagamaan kepada siswa muslim selain pendidikan sekolah adalah dengan mengadakan pertemuan keluarga untuk menjalin kontak dengan tokoh lintas agama, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan dan melalui pendekatan sosial dan budaya serta mengelola satuan pendidikan untuk menerima semua siswa yang ingin untuk bersekolah di Toraja Utara tanpa persyaratan khusus dan memberikan layanan kepada siswa tanpa memandang suku dan agama.Unduhan
Referensi
Albab, U. (2021). Perencanaan Pendidikan dalam Manajemen Mutu Terpadu Pendidikan Islam. 5(1).
Dyan Eka Pamungkas1 & Sukarman. (2020). TRANSFORMASI DUNIA PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR DALAM MASA PANDEMI COVID-19. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitia, 6(3), 7–9.
Marpuah. (2019). Toleransi dan Interkasi Sosial Antar Pemeluk Agama di Cigugur, Kabupaten Kuningan. Harmoni, 18(2).
Maswan. (2015). Manajemen peningkatan mutu lulusan. Jurnal Tarbawi, 12(4), 579–587.
Pamulang, U. (n.d.). MAKNA NILAI-NILAI TOMANURUNG DALAM KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER Mukhlisin (  ) Yunus 2 (Vol. 05).
Pamungkas, C. (2014). TOLERANSI BERAGAMA DALAM PRAKTIK SOSIAL: Studi Kasus Hubungan Mayoritas dan Minoritas Agama di Kabupaten Buleleng. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 9(2). https://doi.org/10.21274/epis.2014.9.2.285-316
Perawironegoro, D. (2019). Manajemen Asrama di Pesantren. Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 3(2), 129. https://doi.org/10.29240/jsmp.v3i2.944
Perencanaan, A. S., Pengelolaan, D., Daya, S., Program, K., Manajemen, M., & Diponegoro, P. U. (n.d.). Upacara adat sedekah laut di pantai selatan UPACARA ADAT SEDEKAH LAUT di Pantai Cilacap.
Wahib, A. (n.d.). Manajemen Evaluasi Program Supervisi Pendidikan. https://e-journal.staima-
Wicaksono, D. S., Kasmantoni, & Walid, A. (2021). Peranan Pondok Pesantren Dalam Menghadapi Generasi Alfa dan Tantangan Dunia Pendidikan Era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Tematik, 2(2), 181–189.
Yunus, Nurseha, M. (2020). Culture of Siri’ in Learning Akidah Akhlak in MAN Suli Luwu District Budaya Siri’ dalam. JIEBAR : Journal of Islamic Education: Basic and Applied Research, 01, 107–120.
Yunus, Y. (2018). MANAJEMEN KINERJA BERBASIS BUDAYA RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU ( STUDI KASUS DI SMPN 1 BUA PONRANG KABUPATEN LUWU ). Murabbi : Jurnal Ilmiah Dalam Pendidikan, 01, 55–69.




