DETERMINAN KESESUAIAN PEMILIHAN JURUSAN KULIAH: PERAN KEBEBASAN MEMILIH MATA PELAJARAN, DUKUNGAN GURU PEMBIMBING, DAN HASIL TES MINAT BAKAT
DOI:
https://doi.org/10.54314/jssr.v9i4.7084Keywords:
kurikulum merdeka, kebebasan memilih mata pelajaran, guru pembimbing, tes minat bakat, kesesuaian jurusan kuliahAbstract
Abstrak: Implementasi Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada peserta didik untuk memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan rencana karier. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kebebasan memilih mata pelajaran, dukungan guru pembimbing, dan hasil tes minat bakat terhadap kesesuaian pemilihan jurusan kuliah pada lulusan SMA SBW Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan memilih mata pelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesesuaian jurusan kuliah. Sebaliknya, dukungan guru pembimbing dan hasil tes minat bakat berpengaruh positif namun tidak signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kesesuaian jurusan kuliah. Temuan ini menegaskan bahwa otonomi peserta didik dalam memilih mata pelajaran menjadi faktor penting dalam mendukung ketepatan pemilihan jurusan kuliah. Oleh karena itu, layanan bimbingan karier perlu diperkuat melalui pemanfaatan hasil tes minat bakat dan pendampingan guru pembimbing secara berkelanjutan.
Downloads
References
Adhyatma. (2023). Pengaruh faktor eksternal terhadap pemilihan mata pelajaran siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 123–134.
Amiriyyah, A. F. (2024). Identifikasi motivasi berprestasi siswa pada pemilihan mata pelajaran pilihan di SMAN 1 Menganti. Jurnal BK UNESA, 14(5).
Anina. (2024). Peran guru bimbingan dan konseling dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 9(1), 45–58.
Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Bumi Aksara.
Basaria, D., & Suyasa, P. (2021). Peran asesmen psikologis dalam pemilihan jurusan dan perencanaan karier siswa. Dalam Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SENAPENMAS) (hlm. 233–240).
Cahyono. (2024). Implementasi tes minat bakat berbasis teori Holland dalam bimbingan karier siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 9(2), 78–90.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.Dewi, L. (2021). Pengaruh kematangan karier terhadap pengambilan keputusan pendidikan pada siswa SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 6(2), 120–132.
Gysbers, N. C., & Henderson, P. (2012). Developing and managing your school guidance and counseling program. American Counseling Association.
Holland, J. L. (1997). Making vocational choices: A theory of vocational personalities and work environments (3rd ed.). Psychological Assessment Resources. personalities and work environments. Psychological Assessment Resources.
Implementasi konseling trait and factor pada perencanaan pemilihan jurusan kuliah siswa kelas XII di Brain Academy Center Cabang Seberang Ulu. (2025). JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara.
Jeffry, H., & Marcel, A. (2024). Sistem klasifikasi pemilihan jurusan menggunakan pendekatan teori RIASEC pada siswa SMA. Jurnal Teknologi Informasi, 11(2), 88–99.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kristof-Brown, A. L. (2005). Person–environment fit and outcomes: A meta-analysis. Personnel Psychology, 58(2), 281–342.
Mudhar, A., Santoso, B., & Kurniawan,
D. (2024). Analisis faktor-faktor
yang mempengaruhi pemilihan jurusan pada mahasiswa. Jurnal PD ABKIN Jawa Timur, 8(1), 55–70.
Nesicha, L., & Irawan, D. (2025). Pengembangan sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan berbasis minat dan bakat pada siswa SMA. Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma, 14(1), 23–35.Nolma. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan karier mahasiswa.
Putri, A., Rahmawati, D., & Nugroho, S. (2025). Pengaruh Hasil Tes Minat Bakat terhadap ketepatan pemilihan jurusan pada siswa sekolah menengah atas. Journal of Educational Studies, 12(1), 45–58.Saiful. (2023). Implementasi fleksibilitas pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach. Wiley.
Sinulingga, R., Siregar, M., & Harahap, T. (2025). Hubungan konsep diri dengan kesesuaian pemilihan jurusan pada mahasiswa. Social Library Journal, 9(2), 101–112.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Verry Albert Jekson Mardame Silalahi. (2025). Dinamika kebebasan memilih peminatan mata pelajaran pada Kurikulum Merdeka di sekolah menengah atas (SMA). Jurnal Cakrawala Akademika, 2(3).
Wirastuti. (2024). Student agency dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 25–38
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ade Irawan, Fathorrahman, Justita Dura (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









